oleh

Cegah Gangguan Kamtibmas Polsek Miru Harapkan Aparatur Lingkungan Ambil Peran Terhadap Penjual Miras dan Peminum

TIMIKA – Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju mengharapkan adanya peran dari aparatur lingkungan seperti RT, RW dan para tokoh baik adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tokoh intelektual, untuk mengambil peran dalam menghadirkan Kamtibmas yang baik.

Salah satunya dengan mengimbau masyarakat agar tidak minum-minuman keras, termasuk memberikan informasi jika menemukan adanya penjualan miras tak berizin.

Kompol Sarraju, Selasa (22/12) mengatakan, pihaknya memerlukan dukungan dari para pihak tersebut, untuk menginformasikan jika menemukan para pemabuk yang meresahkan termasuk penjualnya. Namun ia berharap, para pihak tersebut bisa lebih dulu menyampaikan imbauan kepada masyarakat, untuk tidak meminum-minuman keras. Apalagi selama bulan Desember 2020 ini.

Ia juga menilai, selama ini kepolisian kesulitan mengungkap adanya penjualan miras di tingkatan lingkungan utamanya miras lokal. Ketiadaan informasi termasuk adanya pihak-pihak di tingkatan lingkungan, yang menyembunyikan hal tersebut membuat pengungkapannya dinilai sulit.

Kompol Sarraju menilai, jika RT maupun pihak lainnya ditingkatan lingkungan memainkan peran dengan baik, hal itu sedikit banyak akan membantu kepolisian. Sehingga polisi juga dapat berkonsentrasi untuk menangani perkara lainnya.

“Saya kira, kita bisa bersama-sama dengan warga, kalau ada masalah bisa diimbau untuk tidak melakukan keributan atau miras. Jangan tunggu semua polisi yang melakukan walaupun itu menjadi tugas kami,” katanya.

“Kalau masyarakat beri dukungan besar seperti itu, kita bisa konsentrasi di hal-hal lain. Karena persoalan di sini kompleks, bukan cuma miras. Ada masalah lain, sehingga (perkara miras) membutuhkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat. Terutama masyarakat tertentu yang memang memiliki tanggung jawab lebih, seperti tokoh agama dan atau tokoh adat,” sambungnya.

Sementara itu, akhir-akhir ini ia mengungkapkan penjualan miras tidak terlalu marak. Walaupun ia juga menyampaikan, pihaknya sempat melakukan penangkapan beberapa hari lalu.

“Ada memang kita tangkap dengan bukti 35 an botol miras lokal pekan lalu. Penanganannya itu kita serahkan ke Satres Narkoba,” ungkapnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *