oleh

Akun FB Anggota Dewan Digandakan, Masyarakat Diminta Waspada

TIMIKA- Masyarakat diminta untuk mawaspadai modus penipuan lewat dunia maya, khususnya media sosial Facebook. Dengan menggandakan akun fb anggota dewan, oknum yang bersangkutan sengaja mencatut nama wakil rakyat untuk menipu.

Salah satu Anggota DPRD Mimika Leonardus Kocu mengaku, menjadi korban penipuan sebab ada oknum yang tidak bertanggung jawab, telah menggandakan akun fbnya untuk kepentingan menipu orang lain.

Ketua Fraksi Mimika Bangkit DPRD, Leonardus Kocu, Senin (4/1) ini berharap, masyarakat tidak langsung percaya bila ada modus peminjaman uang, dengan iming-iming bunga yang besar dalam waktu singkat

“Saya harap masyarakat perlu mewaspadai dan tidak langsung gampang percaya bila diiming-imingi bunga yang besar, terkait peminjaman sejumlah uang lewat akun Facebook yang mengatasnaman pribadi saya, ini tidak benar,” ujarnya.

Leonardus mengaku telah menjadi korban pencemaran nama baik, karena ada oknum yang menggandakan akun Facebooknya, dan meminta pinjam sejumlah uang dalam waktu yang cukup singkat, dibayar kembali plus dengan bonus tambahan uang yang cukup besar.

Selama beberapa hari ini, pemilik akun Facebook Leonardus melancarkan aksi penipuan di Kota Timika. Dengan menggunakan foto profil Leonardus Kocu akun palsu itu memamerkan foto tumpukan uang dalam jumlah banyak, agar calon korban percaya dan segera mentransfer uang.

Leonardus Kocu mengkonfirmasi kepada media dan sekaligus menyerukan, agar jangan ada warga yang percaya pada peminjaman uang oleh akun palsu itu, karena itu bukan dirinya.

Leonardus menambahkan, ia sangat menyesalkan penipuan itu melibatkan nama dan fotonya. Ia berharap aparat berwenang dapat menyelidiki dan mengungkap pelaku kejahatan syber itu, agar jangan sampai ada warga yang menjadi korban. Terlebih lagi bagi dirinya itu merupakan pencemaran nama baik.

Meski begitu ia mengaku belum ada laporan warga yang mengaku telah tertipu atas aksi penipuan online itu.

“Syukurlah sampai sekarang ini belum ada yang komplain atau tertipu,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *