oleh

BPBD Akui Pengawasan Protokol Covid-19 Sudah Longgar

TIMIKA – Mimika masih dalam status tanggap darurat Covid-19. Sayangnya ketika kasus semakin bertambah, justru pengawasan sebagai langkah pencegahan malah semakin longgar. Hal itu dikatakan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sem Naroba ketika ditemui di kantornya, Senin (4/1) kemarin.

Sem mengatakan evaluasi tingkat Satuan Tugas belum dilakukan. Sementara BPBD hanya menunggu kebijakan dari Satgas penanganan Covid-19. Tidak adanya evaluasi bahkan BPBD tidak mengetahui perkembangan kasus Covid-19 di Mimika sekarang. “Mungkin satu dua bulan ini berapa yang sudah sembuh, berapa yang masih dirawat. Nah itu yang dilaporkan tapi selama ini belum ada pertemuan,” katanya.

BPBD kata dia tetap melakukan sosialisasi penerapan protokol Covid-19. Fasilitas tempat pencucian tangan berupa tanki air dan sabun di sejumlah titik baik di pinggir jalan, di area perkantoran dan fasilitas umum lainnya tetap digunakan. BPBD secara rutin melakukan pengisian air dan sabun.

Untuk pengawasan protokol Covid-19 sendiri diakui Sem mengalami kelonggaran. Pasalnya tidak ada data kasus yang menjadi patokan bagi pengambil kebijakan dan juga masyarakat. Begitupun soal kebijakan dibukanya sekolah masih menunggu keputusan dari kepala daerah.

Pengawasan kata Sem baru dilakukan beberapa hari jelang natal. Dimana tim melakukan sweeping di jalan. Bagi warga yang tidak memakai masker diberi sanksi dan terus diingatkan agar mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *