oleh

Penerimaan Bea dan Cukai 2020 Rp 1,84 Triliun

TIMIKA – Bea Cukai Timika di masa sulit tahun 2020, telah memberikan kontribusinya dalam pemungutan Bea Keluar tertinggi di seluruh Indonesia  atau hampir 50 persen dari total penerimaan Bea Keluar se Indonesia. Hal ini tentunya tidak lepas dari kerja keras dan ikhlas serta pengabdian bea cukai Timika.

Per tanggal 31 Desember 2020, Bea Cukai Timika menyumbang penerimaan negara dari sektor pungutan bea masuk sebesar Rp 104,61 miliar dan bea keluar sebesar  Rp 1,72 triliun serta penerimaan pabean lainnya sebesar Rp 12 miliar. Sehingga total penerimaan negara yang berhasil dikumpulkan oleh Bea Cukai Timika per tanggal  31 Desember 2020 sebesar Rp 1,84 triliun.

Namun demikian, terdapat restistusi per tanggal 8 Desember 2020 sebesar Rp 55 miliar, sehingga total penerimaan menjadi sebesar Rp 1,79 triliun.

Hal tersebut berdasarkan press release yang diterima Radar Timika, Rabu (6/1). Disebutkan secara persentase Bea Cukai Timika telah mencapai realisasi sebesar 304.17 persen dari target yang telah ditentukan, dengan total target penerimaan Rp 588,20 miliar terdiri dari target bea masuk sejumlah Rp 105,63 miliar dan target bea keluar Rp 482,57 miliar.

“Kami dengan integritas siap berkolaborasi untuk melayani kegiatan ekonomi pengguna jasa kepabeanan dan cukai di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai. Yang tujuannya untuk menambah devisa dan penerimaan negara untuk pembangunan dan pengembangan daerah ini,” ujar Kepala KPPBC TMP Timika, I Made Aryana.(ami)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *