oleh

TKBM Pelabuhan Pomako Minta Perhatian Pemerintah

TIMIKA – Keberadaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Poumako sejauh ini dianggap sangat membantu kegiatan aktivitas bongkar buat di Pelabuhan Pomako.

Karena itu, para TKBM yang ada saat ini di Pelabuhan Poumako, sangat berharap agar mereka bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

Harapan ini disampaikan perwakilan TKBM Pelabuhan Poumako, Herman Piwir saat menyambangi kantor Radar Timika, di Jalan Yos Sudarso, Kamis (7/1) kemarin.

Herman menerangkan, Pelabuhan Pomako yang merupakan aset Kabupaten Mimika dan merupakan pintu masuk maupun keluar semua kebutuhan bahan pokok masyarakat di Mimika.

“Kami dari TKBM Pomako menyampaikan kepada pemerintah, tolong lihat kami yang ada di Pomako. Pemerintah jangan tutup mata, karena Pelabuhan Poumako itu aset Kabupaten Mimika,”tuturnya.

Lebih lanjut menurut Herman bahwa dalam beberapa tahun belakangan ini, kebedaraan TKBM di Pelabuhan Poumako, sudah tidak ada yang mengkoordinir mereka.

“Kami sekarang ini ibaratnya sudah tidak ada orang tua yang mau bina kami lagi, karena semua pihak sudah anggap kami TKBM ini masing-masing urus diri sendiri. Jadi sudah tidak ada yang pernah koordinasi dengan kami buruh di Poumako,”ungkap perwakilan TKBM Pelabuhan Poumako itu.

Padahal menurut dia bahwa TKBM Pelabuhan Poumako pernah mengalami masa kejayaan, dimana saat awal-awal munculnya TKBM di Pelabuhan Poumako beberapa tahun silam.

“Sejak pemerintahan pertama, melalui Syahbandar bapak Dominggus Rumbiak kami merasakan betul bahwa kami ada orang tua karena beliau membina kami dengan baik. Tapi saat beliau tinggalkan kami, sekarang ini kami hancur berantakan. Makanya kami harap supaya pemerintah tolong melindungi kami TKBM ini, demi anak, cucu kita kedepan di bumi Mimika ini,” harap Herman. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *