oleh

Wakil Rakyat Soroti Masih Banyaknya ASN Yang Belum Berkantor

TIMIKA- Pasca libur panjang dalam rangka merayakan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, ASN di lingkup Pemda Kabupaten Mimika seharusnya sudah berkantor pada Senin (4/1) pekan lalu.

Namun, pada awal pekan di tahun ini masih banyak ASN bahkan kepala-kepala dinas yang belum berkantor. Pada pekan ke dua ini, diharapkan baik ASN maupun semua pejabat di lingkup Pemda Mimika sudah berkantor seperti biasanya.

Hal tersebut mendapat tanggapan wakil rakyat, karena dengan banyaknya ASN yang belum hadir masuk kantor, tentu berdampak tidak maksimalnya pelayanan publik bagi warga Mimika.

Ketua Fraksi Gabungan Mimika Bangkit, Leonardus Kocu, Kamis (7/1) lalu mengungkapkan, sangat disayangkan apabila masih saja ada ASN yang absen, menambah hari libur panjang akhir tahun 2020 hingga di pekan pertama 2021 ini.

Padahal sebutnya, harusnya tanggal 4 Januari 2021 pekan lalu semua ASN sudah efektif bekerja masuk kantor. Ketidakhadiran banyaknya ASN ini juga ditunjang dengan pimpinan OPD yang tidak hadir, akan menjadi contoh yang buruk bisa diikuti jajaran staf di OPD terkait.

“Seharusnya seluruh ASN maupun kepala-kepala dinas sudah berkantor pada 4 Januari, tapi masih banyak yang belum hadir. Ini sangat disayangkan, karena mereka ini melakukan pelayanan publik kepadamasyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya Kocu, yang bertahun-tahun bekerja di lingkup Freeport mengatakan, kinerja pada pegawai di pemerintahan ini bisa dibandingkan dengan kerja di perusahaan swasta.

Untuk karyawan swasta, bila pegawai tidak mengindahkan jadwal masuk kerja, maka akan ada sanksi pendisiplinan yang diambil bahkan sampai pemberhentian pecat pegawai. Ia menyayangkan, bila pemerintah tidak menerapkan pendisiplinan karena akan berdampak buruk pada pelayanan publik.

Namun demikian, ia juga memberi apresiasi bagi ASN yang sudah aktif melayani warga, sejak hari pertama kalender kerja pemerintah di tahun 2021 ini.

Dikatakannya, tugas utama ASN menjalankan roda pemerintahan dalam rangka menghadirkan pelayanan prima bagi kepentingan masyarakatnya. Ia mengimbau ASN di lingkup Pemkab Mimika sudah harus masuk kerja full, di pekan ini.

Politisi Partai Perindo itu menambahkan, selain ASN ada juga tenaga honorer yang direkrut menyokong pelayanan OPD bagi kepentingan rakyat. Dalam uji kompetensi honorer yang baru saja berakhir ia berharap, penyeleksi dari OPD terkait dapat mengutamakan honorer yang bermotivasi tinggi untuk bekerja, dan selanjutnya diikuti dengan yang kompeten skil dan limunya.

Menurutnya, tenaga kerja yang mempunyai motivasi kerja tinggi akan mau dan mudah diarahkan untuk belajar, sehingga akhirnya bisa berpengetahuan dan berskil mumpuni dalam mengerjakan apa yang menjadi tugasnya. Lain lagi bisa honorer yang berpengetahuan tinggi, namun motivasi kerjanya rendah maka hanya akan menghasilkan tenaga kerja yang malas, ogah-ogahan dan pembangkang.

Ia berharap, baik ASN maupun tenaga honorer mengingat semangat pada momen pertama diterima bekerja dan mempertahankan semangat itu, agar terus produktif dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dan mengabdi kepada negara. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *