oleh

Retribusi dari Rapid Test Mencapai Rp 2 Miliar

TIMIKA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pelayanan jasa umum (bidang kesehatan) di Tahun 2020, termasuk untuk pemeriksaan rapid test mencapai nominal Rp 2 miliar. Dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi untuk bepergian ke luar Kabupaten Mimika, maka Pemda melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas yang melayani rapid test mendapatkan pendapatan yang cukup baik untuk membantu mengisi kas daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Drs Dwi Cholifah, MSi saat ditemui Radar Timika, Jumat (8/1) di ruang kerjanya menyebutkan dari sisi PAD di Tahun 2020 lalu, sektor retribusi melampaui target. Dari target Rp 16,7 miliar, tercapai Rp 18,5 miliar. Dan, salah satu penyumbang retribusi cukup mencengangkan datang dari retribusi pelayanan jasa umum (bidang kesehatan) termasuk melalui pelayanan rapid test sebesar Rp 2 miliar.

“Retribusi jasa umum pelayanan kesehatan termasuk yang bayar rapid ini diperoleh dua miliar sekian, dia melampaui 101 persen,” ujar Dwi.

Sementara itu, retribusi dari jasa umum pelayanan kesehatan rapid test ini masih akan menjadi sektor pendapatan bagi daerah ini, karena berdasarkan Surat Keputusan kesepatan bersama Nomor 443.1/19 tentang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Mimika yang disepakati pada Senin (11/1) kemarin, salah satu point (m) disebutkan jika masyarakat yang menggunakan jasa angkutan udara atau penerbangan, angkatan laut atau pelayaran dari Pulau Jawa dan Bali yang masuk ke Kabupaten Mimika wajib membawa surat keterangan non reaktif hasil uji rapid test antigen dari daerah asal dengan masa berlaku 14 hari.

Bila tidak membawa surat keterangan uji rapid test antigen, maka setibanya di Kabupaten Mimika wajib menjalani uji rapid test antigen dengan biaya sendiri. Bila terbukti reaktif akan diisolasi di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.(ami)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *