oleh

Asumsi Keuangan Sudah Harus Fokus Pada PAD

TIMIKA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika diharapkan dapat memfokuskan diri pada anggaran yang masuk ke kas daerah pada setiap tahun anggaran dengan sumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Baik sektor pajak maupun retribusi yang menjadi PAD, harus difokuskan agar tidak terjadi masalah klasik, yakni Pemda terus berhutang ke Bank Papua pada setiap tahunnya.

Anggota DPRD, M Nurman S Karupukaro, Selasa (12/1) mengatakan pemerintah harus berkaca pada pengalaman di setiap tahun anggaran. Dimana, Pemda harus berhutang ke Bank Papua sebab realisasi pendapatan daerah ini tidak tercapai karena target yang dipasang terlalu tinggi.

Pemda sebut Nurman, masih terus berharap pada dana-dana transfer dari pusat untuk menambah pendapatan setiap tahun. Dengan dana yang cukup besar ini, Nurman berharap tidak menjadi patokan sehingga target yang dipasang untuk pendapatan tidak tercapai karena transfer dari pusat lambat diturunkan.

“Asumsi keuangan kita sudah mulai fokus pada PAD kita dulu, kalau perimbangan itu kadang sudah ada jumlahnya tapi tidak ada transferanya,” ujarnya.

Sebagai salah satu anggota Badan Anggaran (Bangar) DPRD, Nurman selalu mengingatkan kepada Tim Anggaran Pemda dan Badan Pendapatan Daerah agar tidak selalu melihat jarak yang terlalu jauh dengan pendapatan daerah ini setiap tahunnya.

Jika target pendapatan yang dipasang setiap tahun jauh dari kemampuan daerah ini mencari uang, maka setiap tahun dipastikan pemerintah akan terus berhutang di bank.

Ia mencontohkan, di Tahun 2019 Pemda harus sampai berhutang di Bank Papua karena salah satunya dampak dari Covid-19 dan setoran dari pusat terlambat. Dengan defisit anggaran ini, maka mengakibatkan sejumlah proyek belum dapat dibayarkan padahal pembangunan sudah rampung.

“Untuk itulah, pada pembahasan anggaran 2022 kalau bisa metodenya kita turun di angka yang tidak akan menimbulkan hutang, kita berharap 2021 ini kalau sudah ada setoran dari pusat yang Rp 200 miliar sekian dapat menutupi hutang kita di tahun lalu,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *