oleh

Nilai PT PAL Tak Realisasikan Sejumlah Janji, Sejumlah Warga Gelar Unjuk Rasa

TIMIKA – Sejumlah masyarakat yang mengaku berasal dari Suku Mee dan Moni, menggelar aksi unjuk rasa di sekitar PT Pusaka Argo Lestari (PT PAL) di Jalan Trans Nabire, Selasa (12/1). Massa yang diperkirakan berjumlah puluhan tersebut meminta realisasi PT PAL atas sejumlah hal.

Hal tersebut antara lain pembangunan rumah permanen, pemberian lahan plasma sebesar 4 hektar, fasilitas kesehatan, sarana air bersih hingga beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri. Massa juga meminta agar perusahaan tersebut dapat mengakomodir 14 marga, dari 18 marga Suku Mee dan Moni yang dinyatakan menjadi pemilih hak ulayat wilayah tersebut. Termasuk juga meminta kompensasi atas hutan yang ditebang.

Salah satu orator dalam kesempatan tersebut menyatakan, pihaknya datang untuk menuntut hak-hak mereka yang selama ini terabaikan. “Orang tua kami tetap begitu saja hidupnya. Tidak ada perubahan sejak PT PAL datang,” ujarnya.

Perwakilan PT PAL, Ilham Sitorus mengatakan pihaknya sendiri tidak mengetahui ada pihak lain yang menjadi pemilik ulayat di tempat itu, selain empat pemilik hal ulayat yang selama ini sudah bekerja sama dengan pihaknya. Ia berharap, ke depan akan menyelesaikan permasalah ini dengan dimediasi oleh Pemerintah Daerah.

Tokoh Pemuda Suku Moni, Erianus Hesen Hanau mengatakan, janji PT PAL dinilai menggiurkan namun sampai kini tidak ada realisasinya. Ia bahkan menyatakan, setelah hutan dibabat dan perusahaan dibangun, malah sampai sekarang tidak ada hasilnya.

“Malah ada isu bahwa perusahaan akan dialihkan dan dikendalikan oleh perusahaan lain. Padahal sudah lama kami sebagai masyarakat menunggu janji PT PAL. Maka itu kita akan tunggu pertemuan selanjutnya,” ungkap Hesen. (dcx)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *