oleh

Polisi Terus Telusuri Jaringan Narkoba

TIMIKA- Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap jaringan hingga bandar narkotika, yang saat ini masih melakukan praktek bisnis haram mereka di Kabupaten Mimika.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SH SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Mimika, AKP Mansur, SH yang dikonfirmasi Radar Timika, Selasa (12/1) kemarin.

Selain itu, ia mengatakan bahwa pihaknya juga kini masih melakukan penyidikan terhadap dua kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu, yang diamankan beberapa hari lalu.

“Masih kita siapkan berkasnya sambil kita lakukan pengembangan lagi,”singkat Kasat Resnarkoba.

Lebih lanjut AKP Mansur menjelaskan, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa dua kali pengungkapan kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu itu, mereka bukan merupakan satu jaringan melainkan sendiri-sendiri.

“Mereka beda jaringan. Pertama yang kita amankan di Jalan Hasanuddin itu kan pengembangannya ke yang kita amankan di SP 2, itu mereka satu rangkaian. Kalau yang kedua yang tiga tersangka itu, merekanya sendiri lagi, artinya mereka beda jaringan lagi. Yang jelas mereka ini kan sudah masuk kategori pemain lama,”jelasnya.

Kemudian guna keperluan penyidikan dua kasus kepemilikan Narkotika jenis sabu-sabu itu, kata Kasat Resnarkoba bahwa pihaknya rencananya segera membawa sampel barang bukti tersebut, untuk dilakukan uji sampel di Laboratorium Forensik Polda Papua di Jayapura.

“Rencananya hari ini (Kemarin) mau dikirim ke Jayapura. Tapi nanti saya cek lagi untuk pastikan apakah sudah kirim atau belum,”ucap AKP Mansur.

Sebelumnya jajaran Sat Resnarkoba Polres Mimika, Kamis (7/1) lalu mengamankan tersangka masing-masing berinisial R (33) dan MR (32) yang diketahui merupakan pengedar narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

Di mana tersangka R sendiri yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika sejak Bulan Juli Tahun 2020 lalu itu, diamankan di Jalan Hasanuddin. Sementara untuk tersangka MR sendiri diamankan di Jalan Cenderawasih, SP 2, Jalur III.

Dan tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 6 paket plastik bening yang isinya diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Kemudian 1 buah handphone merek Nokia warna hitam, 1 buah bong atau alat hisap sabu-sabu, 1 buah korek api warna merah, 2 buah sendok takar, dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam , orange dengan nomor polisi PA 4673 MS.

Kemudian pada Jumat (8/1) lalu juga, polisi kembali mengamankan 3 tersangka pemilik dan pengguna narkotika jenis sabu-sabu masing-masing berinisial IW alias Guno (33), AM alias Fani (39), dan R (46).

Ketiga tersangka itu diamankan di rumah kontrakan milik tersangka AM, yang berada di Kompleks Wowor, Kelurahan Kwamki Baru.

Selain mengamankan tiga tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 paket plastik bening berinisi Narkotika jenis sabu-sabu. Kemudian 1 buah penutup botol air meneral yang sudah terpasang dua pipet.

Lalu 1 buah gunting berwarna hitam, 1 buah sendok takar, 1 buah paket plastik bening diduga berisi Narkotika jenis sabu-sabu, 1 buah pirex atau kaca pembakar sabu-sabu, dan 1 alat hisap sabu-sabu. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *