oleh

Bupati Ajak Masyarakat OAP Tidak Sepelekan Covid-19

TIMIKA – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH terus mengajak masyarakat orang asli Papua untuk tidak sepelekan Covid-19 dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Bupati Omaleng saat memberikan keterangan kepada wartawan di Hotel Grand Mozza bahkan dengan tegas menepis tudingan bahwa ia membuat kerumunan pada salah satu kegiatan, Rabu (13/1) lalu. Ia mengatakan, hadir dalam acara status sebagai undangan mengikuti Ibadah Syukur HUT Pekabaran Injil Pegunungan Tengah Papua ke-82.

Malahan pada saat kegiatan Bupati mengimbau masyarakat mentaati protokol kesehatan dan membagikan masker meskipun tidak dipakai oleh warga. Itu terus disuarakan Bupati mengingat sebagian masyarakat asli Papua tidak percaya dengan adanya Covid. Dan menganggap Covid-19 hanya untuk orang non Papua karena pergi kemana-mana. Sementara orang asli, hanya berdiam sehingga bebas dari virus.

Tapi Bupati terus mengajak masyarakat tidak sepelekan Covid-19. Bahkan tak hentinya ia memberikan kesaksian dirinya yang terinfeksi Covid-19. “Saya sakit hampir mau mati, jangan sampai terjadi pada masyarakat, saya berdiri di gereja, saya sampaikan di setiap kesempatan,” terangnya.

Sebagian masyarakat akhirnya mulai paham. Meskipun masih ada juga yang tidak peduli. Sehingga tidak ada cara lain dan terpaksa Bupati memberitahukan kepada warga bahwa beberapa orang Amungme sudah menjadi korban Covid-19. Seperti Lidya Magal dan Carolus Tsunme yang harus dimakamkan di Jakarta karena Covid-19. Jenazahnya tidak bisa dibawa kembali ke Timika.

“Nah itu baru mereka mulai sadar bahwa Covid-19 ini benar-benar ada. Jadi sebagai pimpinan, cara kita mendekati masyarakat, kita tidak bisa mendekati dengan kasar, pukul. Ada cara yang harus kita pakai untuk mendekati masyarakat supaya mereka paham,” tegasnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *