oleh

Penggunaan DD Tahun 2021 harus Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat

TIMIKA – Penggunaan Dana Desa (DD) di Tahun 2021 sebesar Rp 612 miliar untuk 133 kampung, diharapkan dapat lebih bermanfaat untuk masyarakat. Dengan dana miliaran ini, aparat pemerintah kampung harus menggunakan dana untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat mengingat tahun ini masih ada di masa pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Komisi B DPRD, Herman Gafur, Kamis (14/1) mengatakan DD yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat untuk 133 kampung sebaiknya digunakan bagi kepentingan masyarakat, lebih khususnya pada pemberdayaan masyarakat di kampung.

Untuk kegiatan lainnya seperti pembangunan sarana fisik diharapkan tidak terlalu difokuskan, sebab ini merupakan tanggung jawab Pemda.

“Pemanfaatan Dana Desa ini sebaiknya dimanfaatkan dan lebih dimaksimalkan untuk pemberdayaan masyarakat di kampung,” ujarnya.

Selain pemanfaatannya untuk pemberdayaan masyarakat, Politisi Partai Bulan Bintang ini mengatakan agar tidak ada tumpang tindih dalam eksekusi program, penting juga dilakukan komunikasi lintas sektoral.

Herman mencontohkan jika ada pembangunan fisik yang dilakukan oleh dinas teknis, maka harus dikomunikasikan dengan pihak kampung agar tidak ada kegiatan yang alokasinya dari DD dan dibiayai juga dengan dana dari pemerintah daerah.

Lanjut Herman, pemanfaatan DD memang harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh kepala kampung, agar masalah kehilangan anggaran di tahun 2020 lalu oleh beberapa kampung tidak terjadi lagi. Pemerintah Daerah tambah Herman, harus terus melakukan pembinaan kepada aparat pemerintahan kampung agar tidak ada masalah hilangnya Dana Desa.

“Pemerintah Daerah harus terus melakukan edukasi agar hal itu tidak ada pengulangan, jadi tidak boleh ada pembiaran,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *