oleh

Guru Diminta Kembali Mengajar di Wilayah Pesisir

TIMIKA – Memasuki semester genap di tahun pelajaran 2020-2021 yang dimulai hari ini (Senin, 18/1), para guru-guru diharapkan sudah ada di tempat tugasnya. Khususnya bagi guru-guru yang mengajar di wilayah pesisir dan pedalaman, diminta kembali mengajar anak-anak yang sudah tertinggal pelajaran sejak pertengahan tahun lalu.

Anak-anak di wilayah pesisir sendiri sudah tidak mendapat pelajaran sejak pandemi Covid-19 muncul. Walaupun wilayah pesisir tidak terdampak Covid-19, namun banyak guru yang meninggalkan tempat tugasnya.

Usulan agar guru-guru bisa kembali mengajar anak-anak di wilayah pesisir diungkapkan langsung oleh masyarakat kepada salah satu anggota DPRD, Amandus Gwijangge.

Kepada Radar Timika, Minggu (17/1) Amandus mengatakan ia berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika bisa menegaskan perihal tugas dan tanggung jawab para guru di wilayah pesisir ini.

Jika di wilayah seputaran kota Timika anak-anak dijadwalkan akan mengikuti proses pembelajaran semester genap mulai hari ini, walaupun dilakukan dengan sistim daring dan sebagian uji coba di sekolah, hal yang sama juga diharapkan oleh masyarakat di pesisir.

“Saya harapkan Dinas Pendidikan bisa tegas mengatur para guru ini untuk kembali mengajara, sangat disayangkan apabila anak-anak ini tidak dapat belajar karena alasan corona, padahal ini sudah masuk semester genap lagi,” jelasnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, jika sudah menjadi tugas dan tanggungjawab para guru untuk mengajar dalam situasi apapun. Terlebih di wilayah pesisir pantai yang tidak terdampak langsung dengan pandemi Covid-19 serta tidak didukung dengan akses jaringan internet yang bagus, maka kehadiran guru di sekolah menjadi satu-satunya harapan siswa.

“Di pesisir seperti yang kita tau sudah tidak ada jaringan internet, terbatas sekali, jadi guru harus masuk mengajar di dalam kelas,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *