oleh

Kemenhub Mulai Jalankan Program Subsidi Cargo Perintis

TIMIKA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewujudkan komitmennya mengurangi disparitas harga di wilayah Papua melalui program jembatan udara sebagai kelanjutan dari tol laut. Dengan skema subsidi, Pemerintah bekerjasama dengan maskapai penerbangan untuk mengangkut barang dari Timika ke beberapa daerah pedalaman.

Bertempat Bandara Mozes Kilangin sisi selatan pada Sabtu (16/1) lalu, Kemenhub melalui Unit Pelaksana Bandara Udara Mozes Kilangin meluncurkan penerbangan perdana subsidi angkutan kargo. Ada delapan rute subsidi cargo perintis yakni Anggolop Puncak Jaya, Jila, Alama, Aroanop, Ilaga, Beoga, Sinak dan Kenyam.

Kepala UPBU Mozes Kilangin, Syamsuddin mengatakan rute ini dibagi dalam dua paket disesuaikan dengan kondisi lapangan terbang. Rute ke Ainggolop, Jila, Alama dan Aroanop dilayani Susi Air menggunakan pesawat pilatus porter. Sedangkan Ilaga, Beogam Sinak dan Kenyam menggunakan pesawat Grand Caravan dengan operator Asian One Air.

Pemerintah kata Syamsuddin, memberikan subsidi dalam rangka menurunkan disparitas harga antara wilayah kota dengan pegunungan, terisolir, terluar dan perbatasan. Kalaupun tidak sama, tapi setidaknya perbedaan harga tidak terlalu tinggi dengan Timika.

Program ini merupakan lanjutan dari tol laut yang menggunakan kapal. Barang yang diangkut menggunakan kapal diangkut ke bandara dan selanjutnya diangkut menggunakan pesawat kargo menuju daerah pedalaman. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *