oleh

Dinas PMPTSP Mulai Tertibkan Bangunan Tanpa IMB

TIMIKA – Warga Mimika baik badan usaha maupun perorangan semakin gencar membangun bangunan baik rumah, kantor maupun ruko yang semakin menjamur. Tapi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyatakan, banyak bangunan yang didirikan tanpa surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala DPMPTSP Mimika, Willem Naa kepada wartawan di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (18/1) kemarin mengatakan, sejak ditugaskan di DPMPTSP ia melakukan evaluasi dan menemukan minimnya dokumen IMB, yang tidak sebanding dengan pertumbuhan pembangunan.

Tim segera dibentuk untuk melakukan penertiban. Tim ditugaskan melakukan pemeriksaan dokumen IMB setiap bangunan baik tempat usaha maupun rumah. Terutama yang didirikan di kawasan jalan utama Kota Timika.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika baik pengusaha besar, pengusaha sedang dan kecil serta seluruh masyarakat yang membangun di kabupaten ini, kami melihat bahwa masyarakat sangat gencar membangun tetapi prosedur membangun tidak dilalui,” terang Willem Naa.

Willem Naa mengatakan, pada tahap awal timnya akan melakukan sosialisasi agar warga yang belum memiliki IMB harus mengurus. Agar bangunan memiliki legalitas dan kepastian hukum. Sebelum nantinya tim mengambil tindakan pemberian sanksi.

“Pada kesempatan ini kami sampaikan kepada seluruh masyarakat yang merasa belum ada IMB, kami mohon segera urus sebelum tim turun menertibkan,” ujarnya.

Terutama warga yang baru memulai dan berencana mendirikan bangunan, ia mendesak agar segera mengurus IMB. Bahkan bangunan yang sudah memiliki IMB, tapi sudah mengalami renovasi seperti menambah luas bangunan maka IMB harus dirubah.

Pengurusan IMB ditegaskannya berkaitan dengan kepentingan daerah khususnya tata ruang. Bangunan tidak bisa dibangun di daerah aliran sungai. Yang berada di pinggir jalan harus memperhatikan jarak dari as jalan. Semrawutnya Kota Timika sekarang menurut Willem Naa karena tidak adanya IMB bahkan dampaknya adalah banjir. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *