oleh

Perusahaan Besar harus Gandeng UMKM

TIMIKA – Presiden Joko Widodo meminta perusahaan skala besar harus melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Itu ditegaskan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Komitmen PMA dan PMDN dengan UMKM yang digelar secara virtual, Senin (18/1).

Acara yang digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diikuti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu seluruh Indonesia, termasuk DPMPTSP Mimika secara virtual di Mimika Command Center, Kantor Pusat Pemerintahan. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Ir Syahrial, MM dan Kepala Dinas PMPTSP, Willem Naa turut mengikuti kegiatan.

Jokowi menegaskan usaha besar tidak boleh hanya mementingkan perusahaannya sendiri. Para pelaku usaha besar harus melihat lingkungan sekitarnya. Apabila ada UMKM di lingkungannya, maka harus dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan perusahaan besar. Sehingga akan mengangkat UMKM menjadi naik level.

“Usaha besar tidak boleh hanya mementingkan perusahaannya sendiri, dirinya sendiri. Tolong dilihat lingkungannya, ada usaha menengah, usaha kecil, usaha mikro libatkan dalam kegiatan-kegiatan perusahaan sehingga akan mengangkat usaha-usaha itu menjadi naik levelnya,” ujar Jokowi.

Dari laporan Badan Pusat Statistik diungkapkan Jokowi, neraca perdagangan di Tahun 2020 mengalami surplus 21,7 miliar USD. Sehingga ia mendorong eksportir mengajak UMKM agar bisa masuk dalam rantau produksi global. UMKM bisa lebih kompetitif dan meningkatkan kualitas.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan kali ini ada 56 perusahaan besar yang menandatangani kerjasama dengan 196 UMKM dengan nilai investasi sebesar Rp 1,5 triliun. “Ini angka awal, setiap bulan akan terus dilakukan,” kata Bahlil.

Dijelaskan Bahlil, ini merupakan implementasi investasi yang berkualitas dan inklusif. Artinya, ada keseimbangan di Pulau Jawa dengan daerah lain di Indonesia sehingga invetasi yang masuk bisa memberi dampak positif dalam pengembangan ekonomi daerah.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Syahrial usai menyaksikan dan mendengarkan arahan Presiden mengatakan ini akan ditindaklanjuti di Mimika karena ada beberapa perusahaan besar yang beroperasi. “Investor harus bisa mendorong perkembangan UMKM,” tegasnya.

Kepala Dinas PMPTSP, Willem Naa menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM terkait data. Kemudian akan ditindaklanjuti dengan mengundang perusahaan skala besar agar bisa menggandeng UMKM.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *