oleh

Tertunda, Wabup Pastikan Warga Banti Tetap Dipulangkan

TIMIKA – Pemulangan warga Banti yang direncanakan mulai Sabtu (16/1) lalu tertunda. Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM memastikan pemulangan warga tetap dilakukan sesuai kesepakatan bersama pada Kamis (14/1) lalu.

Bertempat di rumah jabatan Wabup, Senin (18/1) kemarin digelar pertemuan membahas teknis pemulangan warga berkaitan dengan beberapa prosedur yang harus dilalui. “Pemda tetap memfasilitasi pemulangan warga ke kampungnya. Tapi dibutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah dengan PTFI,” ujarnya.

Pemda melalui tim yang sudah dibentuk kata Wabup, sudah menyiapkan proses pemulangan setelah rapat lalu. Termasuk koordinasi dengan PT Freeport Indonesia untuk menyiapkan bus. Pemda menyiapkan data warga yang akan dipulangkan serta meminta koordinator warga menandatangani surat pernyataan. Serta memfasilitasi warga yang belum memiliki e-KTP.

Berdasarkan data ada 2.075 orang warga yang terdaftar untuk dipulangkan. Tapi ditegaskan Wabup, data ini masih harus divalidasi. Warga yang menjadi prioritas adalah yang memang punya rumah. Sementara anak-anak yang masih sekolah dan harus ikut ujian harus menunda kepulangan dan tetap di Timika untuk mengikuti ujian.

Prosedur lain yang juga harus dipenuhi adalah pemeriksaan rapid test antigen untuk memastikan warga bebas Covid-19 sebelum kembali ke kampung. Sebab dalam instruksi Bupati menekankan bahwa untuk memasuki area PTFI sebagaimana pelaku perjalanan semua harus menjalani pemeriksaan rapid test antigen. Kalau negative maka bisa pulang, jika positif tidak boleh kembali ke kampung.

Pemulangan warga ditargetkan bisa mulai berjalan dua hari kedepan. Tapi tidak bisa sekaligus 2.075 orang, karena jumlah dan kapasitas bus terbatas sehubungan penerapan protokol Covid-19. Misalnya bus yang disediakan 5 unit bus dan hanya bisa menampung 30 orang satu bus maka yang bisa diberangkatkan 150 orang dalam sehari. “Begitupun kesiapan antigen. Sekarang ini stok alat sangat terbatas untuk pelaku perjalanan,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *