oleh

APBD Puncak Diharapkan untuk Kepentingan Masyarakat

TIMIKA – Ketua DPRD Kabupaten Puncak Lukius Newegalen kepada Radar Timika di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (20/1), mengatakan dalam pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2021 pihaknya sekali lagi kembali berharap kehadiran TAPD bersama kepala-kepala dinas dalam agenda sidang pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2021 sangat penting. Dengan keinginan bersama untuk saling membangun daerah, maka semua pihak harus duduk bersama-sama demi kepentingan masyarakat.

“Kami sedang sidang pembahasan RAPBD 2021, karena ini demi kepentingan masyarakat, kita sama-sama membangun daerah maka tim anggaran dan dinas terkait diharapkan bisa hadir pada agenda pembahasan anggaran besok,” ujarnya.

APBD 2021 sebutnya ada diangka Rp 1,1 triliun yang diharapkan 80 persen untuk kepentingan masyarakat dengan pembangunan jalan dan jembatan, sedangkan sisanya bisa untuk kegiatan rutin kantor dan dinas.

Senada dengan hal itu, Medinus Kogoya, ST Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Puncak mengatakan selama terbentuknya kabupaten ini yang berumur 11 tahun, di 5 tahun lalu DPRD periode lalu belum pernah dilakukan pembahasan anggaran untuk APBD. Untuk itulah pada periode DPRD kali ini, ia berharap proses penetapan anggaran bisa berjalan lebih maksimal.

Kehadiran TAPD Pemda Puncak dan kepala-kepala dinas ia harapkan bisa hadir pada kegiatan pembahasan RAPBD 2021. Dengan pembahasan bersama ia berharap agar setiap kepala dinas bisa menyampaikan usulan program yang diajukannya untuk dibiayai APBD tahun ini. Begitupun dengan TAPD yang juga harus hadir agar mereka bisa menjelaskan setiap program yang diinput setiap pengajuan usulan dari dinas atau tidak.

Sebelumnya, dewan kata Medinus selalu mendengar keluhan dari kepala dinas jika usulan mereka pada setiap tahun anggaran selalu dicoret oleh TAPD.

“Kami lembaga DPRD komitmen bahwa tim anggaran badan dinas harus tatap muka dengan kami supaya kami dan TAPD bisa melihat program yang diajukan oleh SKPD sesuai atau tidak,” jelasnya.

Harapan agar ada transparansi dalam APBD 2021 ini kata Medinus diharapkan agar tidak lebih banyak program belanja rutin namun program untuk masyarakat lebih sedikit.

“Ini yang rakyat, tidak boleh lebih banyak program untuk belanja rutin dan kebutuhan rakyat kurang diakomodir,” ujarnya.

Ditambahkannya, dewan berharap di tahun ini harus diprioritaskan infrastruktur agar jangkauan masyarakat bisa terjangkau. Masyarakat membutuhkan fasilitas jalan dan jembatan. Dewan sendiri sebutnya sudah membangun lima jembatan dengan dana pribadi. Untuk itu, tahun ini anggaran diharapkan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *