oleh

RSMM Juga Sudah Punya Mesin PCR Sendiri

TIMIKA – Untuk mempercepat proses deteksi kasus Covid-19 dibutuhkan modalitas berupa mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) atau alat swab test. Mimika kini memiliki tiga mesin PCR setelah Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) baru-baru ini sudah menyediakan secara mandiri.

Sebelumnya deteksi kasus Covid-19 menggunakan mesin PCR yang dioperasikan Klinik Kuala Kencana dan RSUD Mimika. Bahkan pada awal wabah, specimen harus dikirim ke Jayapura dan membutuhkan waktu lama. Tapi sejak adanya mesin PCR di Mimika maka deteksi lebih cepat sehingga penanganan pasien pun juga lebih cepat.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (19/1) kemarin mengatakan sekarang ini kemampuan pemeriksaan bisa mencapai 300 per hari. Jika masing-masing layanan memeriksa 98 spesimen.

“Kami ucapkan terima kasih kepada manajemen RSMM karena modalitas untuk pemeriksaan PCR ini sekarang sudah tersedia di RSMM. Dengan sendirinya mengurangi beban pemeriksaan di RSUD maupun di Klinik Kuala Kencana,” ujar Reynold.

Pemeriksaan swab dengan mesin PCR diungkapkan Reynold membutuhkan biaya yang cukup besar. Sekali pemeriksaan minimal 22 spesimen dan maksimal 98 spesimen. Sekali pemeriksaan menghabiskan biaya sebesar Rp 70 juta. Ini terjadi di semua layanan.

Jika semua layanan melakukan pemeriksaan specimen dengan biaya Rp 70 juta maka sehari dibutuhkan Rp 210 juta. Kemudian, kalau pemeriksaan dilakukan setiap hari atau selama 30 hari maka biaya yang dibutuhkan mencapai miliaran Rupiah.

“Covid-19 itu tidak hanya membawa dampak ekonomi dari sisi sandang, pangan dan papan tapi dari bagaimana ketahanan kesehatan itu sangat dipengaruhi,” katanya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *