oleh

Keroyok Teman Sendiri, Lima Tukang Ojek Jadi Tersangka

TIMIKA – Penyidik Satreskirm Polres Mimika, menetapkan 5 oknum tukang ojek sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan sesama rekan ojek mereka.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang ditemui Radar Timika, Rabu (20/1) kemarin di ruang kerjanya mengatakan, untuk kelima tersangka telah ditahan di ruang tahanan Polres Mimika guna keperluan penyidikan.

“Sudah kita jadikan tersangka dan kita lakukan penahanan,” singkatnya.

Lebih lanjut AKP Hermanto menjelaskan, kasus pengeroyokan yang terjadi pada Sabtu (16/1) lalu di kawasan Nawaripi dalam itu, bermula saat korban Bram S yang merupakan tukang ojek, terlibat kesalahpahaman dengan salah seorang tersangka berinisial Fa yang juga merupakan rekan ojek dari korban.

“Jadi awalnya itu korban dan tersangka yang inisial Fa ini kan sama-sama ojek di Gorong-Gorong, lalu mereka dua ada salah paham saja, tapi saat itu sudah di fasilitasi oleh anggota Brimob yang pos di Gorong-Gorong untuk selesaikan salah paham mereka. Jadi mereka dua itu awalnya sudah berdamai,” jelas Kasat Reskrim.

Akan tetapi kata AKP Hermanto, usai difasilitasi oleh anggota Brimob di Pos Gorong-Gorong untuk berdamai, tidak lama kemudian tersangka Fu lalu mendatangi rekan-rekannya dan memberitahukan kalau dirinya pukul oleh korban Bram.

“Jadi menurut keterangan para tersangka ini bahwa yang tersangka utama atau Fu itu datang dan beritahukan ke mereka kalau dia di keroyok oleh korban. Akhirnya yang namanya solidaritas, kemudian para tersangka ini lalu mencari korban yang memang pada saat itu sementara berada di Nawaripi Dalam. Dan begitu ketemu korban, mereka langsung lakukan pengeroyokan terhadap korban,” urainya.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka tusuk benda tajam pada bagian paha kiri dan kanan.

“Menurut pengakuan korban bahwa benda tajam yang digunakan tersangka utama itu, semacam besi tapi ujungnya tajam,” ucap AKP Hermanto.

Selain telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, Kasat Reskrim menyebut pihaknya juga kini masih memburu empat rekan para tersangka yang kini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika.

“DPO ada empat orang, karena mereka itu yang terlibat pemukulan terhadap korban dan pengrusakan kendaraan milik korban. Kami sempat dapat informasi bahwa pihak dari keluarga para pelaku ini ada punya inisiatif untuk berdamai, tapi dari pihak keluarga korban belum mau. Jadi yang jelas kami dari kepolisian tetap melakukan penegakan hukum,” paparnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *