oleh

Nakes di Puskesmas Mulai Divaksin Covid-19

TIMIKA – Setelah 14 tokoh publik pertama kalinya divaksin Covid-19 di Kabupaten Mimika, menyusul pemberian vaksin kepada para tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di sejumlah Puskesmas yang ada di seputaran dan pinggiran Kota Timika. Pada Sabtu (23/1) lalu, giliran Puskesmas Pasar Sentral dan Puskesmas Limau Asri (SP5) yang pertama menerima vaksin.

Dengan didampingi langsung petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, pemberian vaksin di Puskesmas Pasar Sentral berlangsung dengan lancar. Dari 48 Nakes yang ada di Puskesmas Pasar Sentral, 46 orang mendapatkan vaksin. Sementara dua lainya diketahui sedang hamil, sehingga tidak memenuhi syarat dilakukannya vaksinasi.

Kepala Puskesmas Pasar Sentral, Pina Lambi, SKM saat ditemui Radar Timika di sela-sela pemberian vaksin mengatakan, dari 48 Nakes, ada dua diantaranya yang batal mendapatkan vaksin sebab diketahui sedang mengandung.

Lanjut Pina, ke-46 tenaga kesehatan ini terdiri dari tiga dokter umum, satu dokter gigi, tenaga analis kesehatan, perawat, bidan dan tenaga pendukung operasional di Puskesmas.

Sementara itu, Pina mengakui jika ia tidak termasuk Nakes yang mendapatkan vaksin sebab ada riwayat asam lambung (maag). Vaksin sebutnya disediakan oleh Dinas Kesehatan yang langsung diambil oleh petugas Puskesmas. Vaksin yang baru diambil pagi sebelum pelaksanaan vaksin langsung digunakan untuk memvaksinasi para Nakes.

Untuk tenaga yang memvaksin kata Pina adalah juru imuninasi yang sudah terlatih dalam memberikan vaksin. “Untuk penyuntiknya dari petugas imuninasi yang sudah pelatihan kemarin,” jelasnya.

Selain pada Sabtu, vaksin masih akan berlanjut diberikan kepada Nakes lainnya pada pekan ini yakni dijadwalkan pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Khusus untuk pemberian vaksin tahap ke dua ini akan difokuskan pada Nakes dari Puskesmas Pasar Sentral yang bertugas di luar gedung Puskesmas. Para Nakes yang bekerja di pos-pos kesehatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pasar Sentral sebutnya di 8 pos mulai dari Pos Kesehatan di Lanal, Rumkitban, dr Sofyan, dr Regina akan mendapatkan vaksin pada tahap ke dua.

Para Nakes yang bertugas di luar gedung Puskesmas akan mendapatkan vaksin pekan ini dengan dibagi tiga sesi. Setiap sesi akan dilakukan kepada 30 Nakes dan seterusnya. Direncanakan dalam sehari akan dilaksanakan vaksin kepada 60 Nakes.

Ditambahkan Pina, ia berharap para Nakes yang telah divaksin bisa terus sehat dalam melakukan pelayanan dan menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak takut divaksin sebab vaksin halal dan aman.

Hal yang sama diungkapkan Irianti Rasid salah satu perawat di Puskesmas Pasar Sentral yang mengatakan jika sebelum divaksin ia tidak merasakan apa-apa. Dengan kondisi tubuh yang bugar kata Irianti, ia siap divaksin sebab melihat sebelum ia, sudah terlebih dahulu ada rekan sejawatnya yang divaksin.

Setelah divaksin, Irianti juga merasa biasa saja dan tidak merasakan afek apa-apa. Walaupun telah divaksin, Irianti mengatakan ia akan tetap menerapkan standart penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 dan ia siap melayani masyarakat agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

“Perasaan saya sebelum dan sesudah vaksin itu biasa saja, saya berharap kita semua tetap sehat dan terus menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *