oleh

Seorang IRT Ditangkap saat Hendak Jual Narkoba

TIMIKA – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial M alias Sella (27) terpaksa diciduk tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Mimika pada Jumat (22/1) lalu sekitar Pukul 20.00 WIT. Ia ditangkap saat hendak melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Kartini.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Mimika, AKP Mansur, SH yang dikonfirmasi Radar Timika, Sabtu (22/1) lalu membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang IRT pengedar barang haram tersebut.

Kasat Resnarkoba mengatakan, M alias Sella yang kini telah berstatus tersangka itu diamankan saat ia sementara menunggu orang yang hendak membeli Narkotika golongan I jenis sabu-sabu di Jalan Kartini.

“Kita amankan saat dia lagi menunggu pembeli atau orang yang memesan barang (Narkotika red), namun belum sempat pembelinya datang, kita sudah amankan dia duluan,” ujarnya.

Kasat Resnarkoba menerangkan, tersangka M alias Sella sebelumnya sudah dicurigai oleh aparat kepolisian, lantaran tersangka M alias Sella itu diketahui merupakan istri dari seorang tersangka kasus kepemilikan Narkotika berinisial BA yang sudah diamankan sebelumnya pada Kamis (14/1) lalu di rumah kontrakannya di Jalan Kartini.

“Suaminya kan sudah kita amankan lebih dulu, jadi waktu kita geledah di rumah kostnya itu memang kita sudah curiga kalau istrinya itu juga terlibat. Makanya kita buntuti dan ternyata betul, makanya kita kita amankan istrinya juga,” jelas AKP Mansur.

Selain menjadi pengedar, tersangka M alias Sella yang diketahui saat ini dalam kondisi hamil itu juga merupakan pengguna Narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

“Dia (Tersangka M alias Sella) pengedar dan pengguna juga,” singkat Kasat Resnarkoba.

Dari tangan tersangka M alias Sella, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 paket plastik bening yang diduga berisi Narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

Mengenai kondisinya yang sedang hamil, Kasat Resnarkoba menyebut pihaknya belum menerima adanya pengajuan penangguhan penahanan dari pihak keluarga. (tns)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *