oleh

Pembatasan Jam Malam Diperpanjang

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika memperpanjang pembatasan jam malam. Itu merupakan kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rapat evaluasi Covid-19 yang digelar Senin (25/1) di Hotel Grand Mozza.

Rapat dipimpin langsung Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH bersama Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM, Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng, SIP MA, Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Mohamad Ridosan, SH MH, Danlanud Yohanis Kapiyau, Letkol Pnb Surono.

Forkopimda sepakat perpanjangan adaptasi kebiasaan baru atau new normal dengan pembatasan jam malam. Namun beda dengan dua minggu sebelumnya, aktivitas kini bisa dilakukan mulai pukul 06.00 WIT sampai 22.00 WIT.

Sekolah tatap muka masih dilarang. Sehingga sekolah setingkat SMA dan SMK yang sudah mulai tatap muka akan ditindak oleh pihak Polres Mimika. Kemudian acara pernikahan sudah diperbolehkan hanya dengan 50 persen undangan.

“Acara resepsi pernikahan hanya 50 persen undangan dengan sistem tamu datang, salaman jarak jauh, pulang kalau ada jamuan harus kemasan tidak boleh prasmanan. Tidak ada acara resepsi yang beri sambutan, ucapan terima kasih tidak ada lagi. Jadi hanya datang bertemu pangenten dan keluarga,” jelas Reynold selaku Kepala Dinas Kesehatan Mimika usai pertemuan.

Pembatasan jam malam diberlakukan mengingat kasus di Mimika melonjak signifikan. Selama Januari 2021 ada penambahan 426 kasus baru. Pasien Covid-19 yang aktif masih ada 451 orang. Penyebab utamanya karena kerumunan dan tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya acara pernikahan yang sudah menimbulkan beberapa klaster.

“Hari ini semua orang susah, tapi ada yang mau melaksanakan acara jadi harus bertanggungjawab untuk setiap tamu yang datang, sudah berapa kali klaster pernikahan. Kalau mau pergi silahkan, tapi 50 persen. Harapan kami setelah diizinkan sangat baik dan bijaksana, pelaksana bertanggungjawab termasuk bantu tim medis beri keterangan, jangan menghambat,” ujar Reynold. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *