oleh

Transaksi Sistem Tempel Jadi Kendala Polisi Ungkap Bandar Narkoba

TIMIKA – Setelah beberapa kali berhasil meringkus sejumlah tersangka kasus kepemilikan Narkotika golongan I jenis sabu-sabu di Timika, jajaran Sat Resnakoba Polres Mimika masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman guna mengungkap siapa bandar besar atau dalang narkoba di Timika.

“Ini masih kita kembangkan, sebenarnya sumber barang ini dari mana, lalu siapa saja bandarnya. Ini yang masih dalam pengembangan kita,” kata Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK, melalui Kasat Resnarkoba Polres Mimika, AKP Mansur, SH saat ditemui Radar Timika, Rabu (27/1) kemarin di kantor pelayanan Polres Mimika.

AKP Mansur menyebut, salah satu kendala kepolisian di lapangan dalam pengungkapan siapa bandar narkoba adalah dikarenakan para pelaku melakukan transaksi jual beli narkoba dengan menggunakan sistem tempel.

“Memang sistem tempel, jadi terputus sampai di dia (Tersangka). Makanya masih kita kembangkan terus,” ucap AKP Mansur.

AKP Mansur juga menjelaskan, bahwa sejumlah kasus kepemilikan Narkotika golongan I jenis sabu-sabu dengan tersangka berjumlah 11 orang yang berhasil diungkap pada Januari 2021 ini, masih dalam proses penyidikan.

“Yang kita tangkap pertama kali, dan yang di Wowor itu hasil sampelnya sudah keluar. Hasilnya positif mengandung Narkotika golongan I. Jadi nanti kita lampirkan dalam berkas bersama keterangan ahli, untuk kita kirim berkas ke jaksa,”paparnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *