oleh

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Pemanahan Warga di SP 3

TIMIKA – Penyidik unit Reskrim Polsek Kuala Kencana, menghentikan proses penyidikan terhadap kasus penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku berinisial PW (55) terhadap dua korban yakni Ferianus O (25) dan Slamet M (33) yang terjadi Rabu (13/1) lalu di Jalan Cenderawasih, SP3.

Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Yakobus Sera Ayatanoi yang ditemui Radar Timika, Senin (1/2) kemarin di Kantor Pusat Pemerintahan menjelaskan, alasan pihaknya menghentikan proses penyidikan terhadap kasus tersebut lantaran dari hasil pemeriksaan medis, pelaku PW diketahui mempunyai riyawat gangguan kejiwaan.

“Kami dari kepolisian lakukan tindakan kepolisian, yakni amankan pelaku lalu olah TKP dan lakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Dan yang terakhir hasil pemeriksaan dari rumah sakit menyampaikan bahwa pelaku memang stress berat,” ujarnya.

Dengan demikian kata Iptu Sera bahwa berdasarkan keterangan dari pihak medis, maka pihaknya terpaksa harus menghentikan proses penyidikan kasus tersebut.

“Makanya tidak bisa untuk kami lakukan langkah-langkah penegakan hukum terhadap pelaku, selayaknya orang yang normal,” ucap Kapolsek.

Meski demikian, menurut Kapolsek, pihaknya telah melakukan mediasi antara pihak keluarga pelaku dan keluarga dari para korban untuk penyelesaian secara kekeluargaan.

“Kami juga tidak tinggal diam, tapi kami sudah fasilitasi untuk dilakukan mediasi kedua pihak. Dan memang dari keluarga pelaku, ada punya niat baik untuk memberikan sumbangan berupa biaya pengobatan dan beberapa sumbangan,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya dua warga yakni Ferinus O, dan Slamet M, dilaporkan dipanah oleh pelaku yang diketahui berinisial PW. Dimana kejadian itu terjadi pada Rabu (13/1) sekitar pukul 19. 30 WIT di Jalan Cenderawasih SP 3, tepatnya di depan Benglap Timika.

Untuk korban Ferianus O mengalami luka pada bagian dada sebelah kanan. Sementara korban Slamet M mengalami luka pada bagian leher sebelah kanan, sehingga kedua korban harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas.

Kasus tersebut bermula ketika para korban saat itu melintasi lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor dari arah Kota Timika menuju ke SP3, kemudian tiba-tiba kedua korban dipanah sehingga harus mendapatkan perawatan medis.

Setelah mendapatkan laporan terkait adanya kasus penganiayaan itu, aparat kepolisian langsung merespon dan berhasil mengamankan pelaku PW bersama barang bukti berupa 2 buah mata anak panah, 1 buah busur panah, dan 1 buah kapak. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *