oleh

Penguatan Ekonomi Kerakyatan Dimulai dengan Pemberdayaan Ketahanan Pangan

TIMIKA – Kabupaten Mimika harus mulai menguatkan masyarakatkan khususnya masyarakat lokal di tengah pandemi Covid-19 ini. Dengan pola penguatan ekonomi kerakyatan yang dilakukan dengan pemberdayaan ketahanan pangan kepada masyarakat lokal, maka kedepannya masyarakat lokal akan lebih mandiri.

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Tansil Azharie, Selasa (9/2) mengatakan pihaknya selalu mengusulkan kepada pemerintah untuk memulai penguatan ekonomi kerakyatan. Pemerintah sebut Tansil, harus memikirkan pola untuk memberdayakan masyarakat asli dengan ketahanan pangan.

“Kita bukan hanya terfokus pada konsumsi umbi-umbian saja, kita berharap penanaman sorgum, penanaman tanaman yang sifatnya untuk menguatan tingkat ekonomi masyarakat lokal,” jelasnya.

Lanjut Tansil, atas usulan partai Gerindra soal penguatan ekonomi kerakyatan dengan penanaman sorgum sudah usulkan kepada Pemda sejak 8 tahun lalu. Baru tahun ini sebutnya, usulan ini mulai kembali dilirik oleh Pemda dengan pembicaraan langsung dari bupati beberapa waktu lalu.

Walaupun sudah ada lahan yang diusulkan untuk penanaman sorgum, namun sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh pemerintah. Dengan langkah awal persetujuan dari bupati sendiri kata Tansil, ini merupakan hal yang sangat baik sebagai persiapan kedepan.

“Timika ini perlu penguatan ekonomi kerakyatan, bukan saja mereka hanya makan sekedar petatas dan lain-lain, tapi sorgum juga menyehatkan, hasilnya berupa gandum,” jelasnya.

Dari usulan ini jelas Tansil, pemerintah diharapkan bisa menyiapkan anggaran untuk kepentingan penanaman sorgum ini. Ditambahkanya, untuk sorgum sendiri sudah mulai mendunia. Seperti di Timor Leste yang sudah menjadi rekanan dari penanaman sorgum ini sendiri. Khusus untuk Timika, dengan nantinya ada penanaman sorgum, maka penguatan ekonomi kerakyatan untuk masyarakat lokal bisa diraih.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *