oleh

Wakil Rakyat Dukung Wacana Pemekaran Kampung

TIMIKA – Wacana pemekaran kampung di Kabupaten Mimika, dengan tujuan agar rentang birokrasi dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat bisa lebih ringkas dan lebih luas menjangkau kepentingan warga, sangat didukung oleh pihak Legislatif.

Dari 133 kampung yang ada di Kabupaten Mimika, masyarakat berharap agar ada kampung baru lagi yang dibentuk agar mereka bisa lebih sejahtera dari dukungan pemerintah.

Menanggapi adanya usulan dari masyarakat ini, Ketua Komisi A DPRD Mimika, Daud Bunga, Kamis (11/2) mendukung wacana pemekaran sejumlah kampung di Kabupaten Mimika.

“Pemekaran kampung ini tentu kami sangat dukung, jika memang ini untuk kepentingan masyarakat, agar pelayanan pemerintah lebih menjangkau warga,” sebutnya.

Lanjut Daud, jika kampung baru terbentuk lagi, maka anggaran seperi Dana Desa juga akan diterima dari pemerintah guna kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Daud, pemekaran kampung sangat dibutuhkan oleh masyarakat mengingat kini jumlah penduduk sudah semakin padat. Dengan apa yang diusulkan oleh masyarakat ini menurutnya patut menjadi perhatian pemerintah. Namun, ia berharap juga tidak ada kepentingan lainnya yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan kepentingan pribadi saja.

Ia membeberkan, melalui Reses Dewan didapati bahwa isu pemekaran banyak diminta warga agar menjadi aspirasi perjuangan Dewan ke pihak eksekutif Pemkab Mimika. Bahkan sampai ke permintaan pemekaran wilayah RT. Namun sebagai Wakil Rakyat yang berpikir mendahulukan kepentingan orang banyak, ia mendukung terlebih dahulu pemekaran kampung. Hal ini juga agar bisa mendapat kuota anggaran Dana Desa lebih banyak bagi kesejahteraan warga dan pembangunan di kampung.

Di antara kampung yang menurutnya pantas dimekarkan di antaranya ada Kampung Nawaripi di Distrik Wania, Kamoro Jaya (SP 1) dan lainnya.

Politisi Partai Nasdem itu menambahkan, laju pertumbuhan penduduk di Mimika dinilainya sangat pesat. Mimika menjadi daerah tujuan untuk bekerja lantaran menjadi lokasi perusahaan kelas internasional seperti PT Freeport Indonesia.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *