oleh

Tersangka Kasus Persetubuhan ABG Terancam 15 Tahun Penjara

TIMIKA- Aparat kepolisian kini resmi menahan seorang pemuda berinisial WN (18), yang merupakan tersangka kasus persetubuhan terhadap korban seorang remaja sebut saja Mawar (16).

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang dikonfirmasi Radar Timika, Rabu (17/2) kemarin mengatakan, tersangka WN ditahan guna keperluan penyidikan kasus tersebut.

Lebih lanjut kata AKP Hermanto, bahwa untuk tersangka WN sendiri terancam pidana penjara 15 tahun, sebagaimana diatur dalam Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Dipersangkakan Undang-Undang Perlindungan anak, ancamannya 15 tahun,”singkatnya.

Untuk diketahui kasus persetubuhan yang dilakukan oleh tersangka WN terhadap korban Mawar itu terjadi pada Minggu (14/2) lalu di rumah kos milik tersangka WN di Jalan Busiri.

Kasus itu bermula saat korban yang pada saat itu meminta izin dari orang tuanya, untuk pergi ke rumah salah satu temannya.

Kemudian saat itu orang tua korban lalu mengecek korban di rumah temannya, namun ternyata korban  tidak ada. Dan dari keterangan temannya menyampaikan kepada orang tua korban bahwa korban sementara berada di rumah teman laki-lakinya yang diketahui merupakan pacar dari korban Mawar.

Setelah menemukan korban berada di rumah kos milik tersangka, orang tua korban lalu kemudian menanyakan kepada korban terkait apa yang sudah dia perbuat bersama tersangka WN. Dan dari pengakuan korban, diketahui bahwa tersangka WN telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap korban sebanyak satu kali.

Dari pengakuan korban juga, bahwa tersangka WN melakukan tindak pidana itu dengan motif merayu dan meyakinkan korban bahwa dia akan bertanggung jawab apabila nanti korban Mawar hamil.

Mengetahui anaknya sudah menjadi korban persetubuhan oleh tersangka WN, orang tua korban langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Mimika pada Senin (15/2) lalu. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *