oleh

Asian One Air Pastikan Harga Tiket Subsidi Tidak Dijual Melebihi Aturan

TIMIKA – Sebagai pelaksana program angkutan perintis bersubsidi, Asian One Air memastikan tidak menjual tiket diluar batas yang sudah ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Itu ditegaskan Station Manager Asian One Air, Selvi Hasna Kasih kepada Radar Timika menanggapi komentar salah seorang anggota DPRD Mimika.

Selvi mengungkapkan, pelaksanaan program penerbangan perintis bersubsidi diatur oleh Kemenhub dan diawasi oleh UPBU Mozes Kilangin. Tarif, jadwal dan rute juga sudah ditentukan. Ada 16 rute yang sudah dilayani oleh Asian One Air.

Penerbangan perintis dari Timika sekarang ini kata Selvi, dilayani oleh banyak maskapai. Ada yang regular dengan harga yang memang melebihi dari harga subsidi dan biasanya sistem carteran.

Untuk penerbangan subsidi, Asian One Air sangat ketat dalam menjual tiket. Bahkan, karena tingginya permintaan maka pihak maskapai mengatur jadwal penjualan. Setiap calon penumpang juga diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) karena penerbangan subsidi diprioritaskan bagi masyarakat asli Papua. “Jadi tidak bisa sistem titip,” tegasnya.

Untuk menghindari adanya oknum yang bisa menjual kembali tiket atau calo, pihak Asian One Air membatasi penjualan. Satu orang hanya bisa satu tiket. Ini sekaligus imbauan kepada calon penumpang agar tidak membeli tiket lewat calo karena tentu harganya berbeda. “Jadi kalau ada yang beli tiket mahal, itu harus dipertanyakan beli dimana,” ujarnya.

Asian One Air ditambahkan Selvi, berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Meskipun ia mengakui bahwa antrian cukup banyak karena banyaknya penumpang.(sun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *