oleh

Hindari Kasus Keracunan Makanan, Pihak Teknis Harus Rutin Pengawasan

TIMIKA – Guna menghindari adanya kasus keracunan massal akibat makanan yang diduga mengandung bahan berformalin pada satu acara pesta ulang tahun di Jalan Rambutan SP2, Sabtu (27/2) lalu, pihak-pihak teknis terkait diharapkan dapat melakukan pengawasan secara berkelanjutan.

Wakil Ketua II DPRD, Yohanis Felix Heljanan, Selasa (2/3) mengatakan, pengawasan baik dari BPOM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun aparat kepolisian harus rutin dilaksanakan, guna meminimalisir adanya makanan yang diolah dengan bahan yang mengandung formalin.

Para pengusaha maupun pedagang bahan makanan yang kerap hanya mengambil keuntungan, tanpa memperhatikan efek kesehatan pada konsumen sebut Jhon Tie, kerap menggunakan tambahan bahan kimiawi untuk mengawetkan dagangan mereka agar tahan lama.

Bila melihat fenomena yang terjadi di kalangan pedagang dan pengusaha bahan makanan ini sebutnya, diperlukan adanya kejelian dari para konsumen serta pengawasan dari pihak terakait.

Lanjutnya, dengan adanya kasus keracunan massal akhir pekan kemarin ini juga, diharapkan menjadi pelajaran bagi semua orang dan aparat keamanan, diharapkan juga dapat mengusut tuntas masalah ini.

“Kita minta supaya pihak aparat keamanan bisa mengusut tuntas masalah seperti ini, supaya jangan sampai terjadi lagi kepada orang lain,” ujarnya.

Dikatakannya, pada kasus keracunan makanan yang diolah langsung oleh si pemilik acara di SP 2, bisa saja juga terjadi pada makanan yang diolah oleh pihak lain. Jika bahan dasar yang dibeli sama dengan keluarga yang memasak makanan di SP 2 ini, maka kemungkinan adanya kasus yang sama terulang lagi.

Untuk itulah, keluarga yang bersangkutan harus menjelaskan secara terperinci di mana bahan dasar makanan dibeli, agar aparat keamanan bisa mengusut tempat yang bersangkutan. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *