oleh

Kasus Keracunan Massal, Beberapa Jenis Makanan Diduga Berformalin

TIMIKA- Proses penyelidikan terhadap kasus keracunan makanan yang terjadi pada Sabtu (27/2) lalu, masih terus berjalan.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang ditemui Radar Timika, Selasa (2/3) kemarin di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa sejauh ini pihaknya telah meminta keterangan dari orang orang saksi yakni tuan rumah, yang menyelenggarakan perayaan ulang tahun dan juru masak.

“Sudah kita mintai keterangan, dan malah anaknya tuan rumah itu yang duluan kena. Jadi masih kita lidik sambil pengembangan-pengembangan,”tuturnya.

Lebih lanjut kata AKP Hermanto, bahwa meskipun sampel makanan tersebut sudah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Rumkitban Timika, namun sampel makanan itu juga telah diambil oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk dilakukan uji sampel di laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Jayapura.

“Kemarin kita sudah kerja sama dengan Rumkitban untuk pemeriksaan sampel makanan yang dimakan oleh mereka (Para korban keracunan), yang dicek. Dan fokus itu ke nasi kuning dan bihunnya. Memang di situ ada kadar formalinnya 0,1 sampai 0,4 di kedua jenis makanan itu. Kemudian dari Dinas Kesehatan juga sudah minta sampel untuk diuji sampel di Balai POM di Jayapura, makanya kita juga lagi nunggu hasilnya,”jelas Kasat Reskrim.

Kasat juga menguraikan, hasil uji sampel makanan yang dilakukan oleh Rumkitban Timika antara lain, bihunnya terdapat kandungan formalin sebesar 0,1 miligram dan nitritnya seberas 0,6 miligram. Kemudian ikannya terdapat kandungan formalin sebesar 0,1 miligram, nasi kuningnya terdapat kandungan formalin 0,25 miligram, kunyitnya kadar formalin 1,5 miligram.

“Ini kita masih fokuskan ke yang kadar formalinnya 1,5 itu. Nanti kita tanya mereka belinya dimana kunyitnya lalu kita telusuri, lalu kita lakukan pembanding dengan sampel yang mereknya sama,”ucap AKP Hermanto.

Sebelumnya, sekitar 51 orang mengalami keracunan makanan usai menghadiri sebuah acara ulang tahun di rumah salah seorang warga di Jalan Rambutan SP 2, Sabtu (27/2) lalu. Puluhan orang itu, terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Kini semuanya telah dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke rumah masing-masing. (tns)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *