oleh

Polsek Miru Mediasikan Kasus Penganiayaan Diduga Salah Paham

TIMIKA – Kepolisian Sektor Mimika Baru memediasi salah satu kasus dugaan penganiayaan, yang terjadi di salah satu tempat main biliar. Kasus ini sendiri dinilai terjadi akibat salah paham.

Pawas Polsek Miru, Aiptu Ambotang, usai memediasi kasus ini, Selasa (2/3) mengatakan, kejadian di biliar itu diawali oleh Kepala Kampung Olaroa, Distrik Kwamki Narama berinisial MW yang datang ke tempat bilyard di Gorong-gorong. Di mana ia kemudian bertemu seorang warganya.

Kemudian warga yang dimaksud itu datang dan hendak meminta uang. Namun, warga yang dimaksud merasa uang yang diberikan kepala kampung tidak diberikan dengan cara yang sopan.

“Menurut masyarakat mereka itu diberikan secara kurang sopan. Walaupun diterima uangnya, warga yang di situ menegur kepala Kampung Olaroa agar tidak memberikannya dengan cara kurang baik,” ujarnya.

Hal itu kemudian membuat kepala kampung Olaroa kemudian diduga memukul warganya tersebut. “Namun, tadinya warga sempat membalas perlakuan kepala kampung tersebut dan kami merespon langsung ke TKP,” ungkapnya.

Kasus ini sendiri langsung dimediasikan di Polsek Miru dengan membawa warga dan kepala kampung serta sejumlah masyarakat yang ada di lokasi kejadian dugaan pemukulan.

“Sudah diselesaikan dengan damai dan kedua belah pihak sudah salaman juga,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *