oleh

Bupati: TNI dan Polri Sangat Membantu Sukseskan Penyelenggaraan PON XX Papua

TIMIKA- Kehadiran TNI dan Polri dianggap sangat membantu Pemerintah Provinsi Papua maupun Kabupaten Mimika, dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021.

Hal itu diungkapkan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH ketika diwawancarai tim Divisi Humas Polri, yang diwakili AKBP Dr Arief Fajar Satria, SH SIK MH, Rabu (3/3) lalu.

Dalam rilis, Tim Divhumas Polri yang diterima Radar Timika, Kamis (4/3) kemarin menyebutkan, AKBP Arief menyampaikan kepada Bupati Mimika, sehari sebelumnya Tim Divhumas Polri telah melakukan peliputan  di beberapa Wilayah Mimika terkait kegiatan Binmas Noken, Satgas Operasi Nemangkawi, dan juga tentang persiapan-persiapan dalam menghadapi PON XX ini.

Kata Bupati Mimika bahwa kehadiran TNI dan Polri, sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

”Oh itu sangat membantu pemerintah (Pemda Mimika),”tegas Bupati Omaleng.

Kemudian dalam wawancara itu, Bupati juga menyampaikan bahwa jaminan keamanan menjadi prioritas utama, dalam menyukseskan PON XX di Papua.

“Jaminan, keamanan itu. Justru keamanan yang berlapis membuat Kota Timika menjadi aman. Itu aman sekali, aman sekali,”tegas Bupati Mimika dengan bersemangat.

Bupati Mimika kembali menegaskan, bahwa kehadirian TNI-Polri di wilayah Kabupaten Mimika dapat melindungi masyarakat dari berbagai gangguan, sehingga Pemerintah Mimika semakin optimis bahwa pelaksanaan PON XX Tahun 2021 akan terlaksana dengan lancar dan sukses.

“Rencana ada even besar, yang pertama itu Pesparawi dan PON XX 2021. Sehingga kami di Kabupaten Mimika sudah beberapa venue yang kami siapkan. Yang lain sudah 100 persen jadi, totalnya itu sudah 85 persen yang kami sudah siapkan. Dan 15 persen lagi sudah clear (tidak ada masalah),”ucap Bupati Mimika.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mimika juga ingin menitip pesan kepada pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Papua serta kepada masyarakat luas, bahwa situasi kamtibmas di Kabupaten Mimika aman, kondusif, dan terkendali.

“Jadi saya harap supaya jangan pemerintah pikir di Kabupaten Mimika itu kacau, rawan atau konflik, tidak,”tegasnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *