oleh

IKT Pilih Pengurus Baru, Bassang: Kebersamaan harus Diutamakan

TIMIKA – Kepengurusan Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Mimika akan segera berganti. Pengurus periode 2016-2020 yang diketuai Yohanis Bassang, SE MSi dinyatakan berakhir, ditandai dengan penyampaikan laporan pertanggungjawaban dalam Musyawarah Daerah (Musda) III yang digelar dua hari, Kamis-Jumat (4-5/3) di Gedung Tongkonan.

Yohanis Bassang yang merupakan Bupati Toraja Utara terpilih dan Wakil Bupati Mimika periode 2014-2019 hadir langsung menyampaikan laporan pertanggungjawaban bersama para pengurus. Musda diikuti 45 persekutuan di lingkup IKT Mimika.

Ketua IKT Mimika, Yohanis Bassang, SE MSi dalam sambutannya mengatakan Musda kali ini digelar terbatas mengikuti protokol kesehatan sesuai keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam menangani penyebaran virus Covid-19.

Meskipun terbatas, tapi itu tidak mengurangi apalagi menghilangkan esensi dari Musda. Pertama, bagaimana pengurus periode 2016-2020 memberikan pertanggungjawaban. Kedua, adanya pemilihan pengurus baru sebagai regenerasi dalam tubuh IKT Mimika.

Untuk itu ia menekankan kepada para peserta yang menjadi perwakilan dari persekutuan dan sebagai representasi warga Toraja di Mimika untuk menyampaikan pendapat dan berpikir untuk kepentingan orang banyak.

Yohanis Bassang menegaskan bahwa IKT adalah organisasi yang lahir atas dasar kebersamaan dan keikhlasan untuk melayani. Sehingga figur yang dipercaya masuk dalam kepengurusan apalagi sebagai Ketua IKT harus memiliki ketulusan hati melihat orang banyak. “Jadi bukan soal AD/ART yang menjadi patokan tapi keikhlasan mau melayani,” katanya.

Ia berharap para penerus di IKT tetap memegang teguh filosofi para pendahulu dalam membentuk IKT Mimika. Apalagi IKT menjadi contoh bagi paguyuban lain di Mimika dalam membangun kebersamaan. Bahkan satu-satunya paguyuban yang memiliki gedung permanen. Itu menurut Bassang bisa terwujud karena lahir dari keikhlasan.

Siapapun yang terpilih menjadi pengurus IKT kedepan diharapkan Bassang harus menjalankan dengan penuh tanggungjawab. Ia meminta agar posisi ketua tidak dipolitisir. Apalagi disebutkan bahwa ketika menjadi ketua tentu diusung menjadi Wakil Bupati. Apa yang ia dapatkan menurut Bassang itu karena takdir.

Sementara itu Kepala Bidang Ormas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Mimika, Frans Bokeyau mengapresiasi IKT dimasa kepengurusan Yohanis Bassang, karena bisa menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun Mimika. Ia berharap dengan kepengurusan baru nantinya, kemitraan itu harus tetap terjaga.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *