oleh

Pengusulan Honorer jadi CPNS Disesuaikan Masa Kerja dan Kebutuhan

TIMIKA – Data honorer yang diajukan Pemerintah Provinsi Papua ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dikembalikan. Pasalnya jumlah honorer yang diajukan melebihi kuota yang disediakan pemerintah pusat.

Jumlah honorer yang diajukan Pemprov Papua mencapai 60 ribu lebih. Sementara kuota hanya 20 ribu. Dari Mimika saja, jumlah honorer yang diajukan hampir mencapai 4 ribu orang. Otomatis tidak semua honorer akan diusulkan jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Kamis (4/3) kemarin mengatakan data honorer memang harus dibenahi. Apalagi untuk kepentingan pengusulan jadi CPNS maka harus diverifikasi dan divalidasi kembali.

Menurutnya masa kerja harusnya menjadi salah satu pertimbangan untuk memprioritaskan pengangkatan honorer jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)  dan CPNS. Sebab dari hampir 4 ribu honorer sekarang ada yang memiliki masa kerja 12 tahun, 10 tahun, 5 tahun, satu tahun bahkan ada yang baru berapa bulan.

“Ini yang kita mau verifikasi jangan sampai yang baru berapa bulan ini justru masuk dalam daftar. Harus prioritaskan sesuai masa kerja. Betul-betul aktif tidak, jangan sampai kerja sudah lama tapi tidak pernah masuk kantor juga,” katanya.

Yang jelasnya uji kompetensi yang pernah dilakukan kata dia tidak digunakan untuk pengusulan honorer. Atau bahkan dijadikan dasar untuk memberhentikan honorer yang sudah lama mengabdi. “Uji kompetensi itu sudah tidak berlaku,” tandasnya.

Wabup Rettob mengatakan, honorer akan dievaluasi bersama terutama dalam rangka pengusulan pengangkatan jadi P3K dan CPNS. Tapi sampai sekarang belum ada kuota dari pemerintah pusat berapa banyak P3K dan CPNS.

“Kita lihat masa kerja dan disesuaikan kebutuhan. Kita pasti tahu mana yang prioritas, bukan unsur like atau dislike,” terangnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *