oleh

Kapolres akan Kembangkan Pertanian dan Peternakan Terpadu di SP 7

TIMIKA – Kampung Mulia Kencana SP 7 merupakan salah satu kampung yang mayoritas penduduknya adalah petani. Lahan untuk pertanian cukup luas bahkan sudah didukung saluran irigasi. Agar lebih produktif, Kapolres Mimika, AKBP I Gde Era Adhinata akan membantu masyarakat dalam mengembangkan pertanian dan peternakan secara terpadu.

Untuk memotivasi dan membekali ilmu, Kapolres mengajak puluhan warga SP 7 mengunjungi Carstenz Farm di Jalan Hasanuddin ujung pada Sabtu (7/3). Warga diajak berkeliling melihat langsung beragam jenis tanaman buah, cabe, peternakan yang dikembangkan. Termasuk juga melihat langsung cara pengolahan pupuk kandang.

Kapolres mengungkapkan, tempat ini sengaja ia ciptakan untuk meneliti tanaman atau komoditas yang cocok dikembangkan di Mimika. Seperti buah jambu Kristal yang hampir semua jenis ditanam termasuk jambu Australia yang mulai dari pohon, daun dan buahnya berwarna ungu. Ada juga rambutan, mangga, pisang, durian, klengkeng dan lainnya. “Saya akan cek mana yang betul-betul produktif agar bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di Mimika,” jelasnya.

Untuk peternakan, ribuan ayam petelur di ternak dan untuk menunjang kebutuhan telur ayam di Mimika dan Papua. Ayam kampung super hasil perkawinan silang yang dibuat sendiri juga sangat produktif. Peternakan ini bahkan sudah bisa menghasilkan DOC sendiri sehingga tidak perlu didatangkan lagi dari luar Mimika. Selain ayam, ada juga kambing dan sapi.

Kotoran dari ternak tidak dibuang begitu saja tapi dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman. Kapolres memperlihatkan tanaman cabe yang dikembangkan dengan sistem polibag atau karung tapi hasil yang melimpah dibanding sistem bedengan. Kotoran hewan yang sudah difermentasi itu juga dijual dan mendatangkan omzet hingga jutaan Rupiah.

Kapolres berharap setelah melihat potensi itu, warga atau petani di Mimika semakin semangat. Ia pun bersedia mendukung bahkan juga mengerahkan Binmas Noken untuk membina petani dalam mengembangkan komoditas yang sangat potensial. “Keberhasilan yang paling berhasil adalah membuat orang lain berhasil,” tandasnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Yosefin Sampelino yang hadir dalam kegiatan itu sangat mengapresiasi Kapolres Mimika yang sudah mengembangkan peternakan yang sangat maju dan mengajak masyarakat untuk datang belajar.

Yosefin berharap masyarakat bisa termotivasi karena modal utama yaitu lahan sudah tersedia. Ketersediaan air juga melimpah tapi belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. Setiap kepala keluarga memiliki lahan 2 hektar, jika itu dimanfaatkan maka bisa membawa kesejahteraan.

“Kapolres sudah buktikan bahwa apapun yang kita tanam bisa tumbuh,” katanya.

Disnak Keswan sendiri sudah menjadikan Kampung Mulia Kencana sebagai kampung yang mengembangkan peternakan terpadu. Dengan dukungan dari Kapolres maka menurutnya itu akan lebih mudah terwujud.

Perwakilan Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura, Haris Sudarmono sangat takjub dengan apa yang dibuat oleh Kapolres Mimika. Bahkan ia mengaku malu karena seharusnya Distan yang melakukan hal itu sebagai percontohan kepada masyarakat.

Distanbun kata dia siap bekerjasama dengan Kapolres Mimika dalam mengembangkan pertanian di SP 7. “Ini betul-betul mengayomi dan melindungi masyarakat. Tidak hanya keamanan tapi juga ketahanan pangan,” ujarnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *