oleh

Kesadaran Masyarakat Jaga Fasilitas Umum Masih Sangat Minim

TIMIKA – Banyak fasilitas umum yang sudah dibangun oleh pemerintah kini dalam kondisi yang sudah rusak. Hal ini diakibatkan karena tingkat kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah, untuk ikut bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah.

Politisi PKB DPRD Kabupaten Mimika, Mathius Uwe Yanengga, Jumat (5/3) lalu mengatakan, walaupun pemerintah kini sedang giat-giatnya membangun sarana dan prasarana, yang menunjang terciptanya kota jasa dan industri, namun hal ini nampaknya belum didukung penuh oleh masyarakatnya.

Mental-mental kerdil dan perusak sebut Yanengga masih tumbuh subur di tengah masyarakat. Hal ini sebutnya, diharapkan tidak terus berlangsung karena akan merugikan daerah ini sendiri.

“Kesadaran masyarakat untuk jaga fasilitas umum itu masih sangat minim sekali. Jadi mental ini mental perusak bukan membangun,” tegasnya.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Mimika ini mengatakan, jika ada beberapa fasilitas umum yang sudah dirusak oleh masyarakat seperti di bundaran SP 2-SP 5 dengan kerusakan yang cukup parah. Fasilitas pendukung bundaran seperti lampu-lampu sudah banyak yang copot dan hilang. Pagar dan tembok bundaran banyak yang dicoret dan dikotori dengan berbagai sampah. Melihat hal ini kata Yanengga, tentu membuat miris siapa saja yang melihatnya.

Hal yang sama juga terjadi di Tugu Perdamaian Timika Indah. Tugu yang ada di pusat Kota Timika ini sebutnya, juga tidak luput dari aksi tangan-tangan jahil yang sengaja merusak fasilitas pendukung tugu ini. Banyak sampah, coretan serta oknum yang sengaja mencopot aksesoris pendukung yang digunakan untuk mempercantik tugu tersebut.

Bila melihat kerusakan-kerusakan tersebut, Yanengga menyebutkan jika masyarakat memang belum punya rasa memiliki terhadap fasilitas di kota ini.

Dengan melihat kondisi beberapa fasilitas yang rusak ini, Yanengga berharap agar pemerintah bisa lebih dekat dengan masyarakatnya. Pemerintah tambah Yanengga, diharapkan bisa dekat dengan masyarakat dan turun langsung di tengah masyarakat, untuk mensosialisasikan pentingnya keikutsertaan masyarakat dalam menjaga kota ini.

“Pemerintah harus dekat dengan masyarakat, ajak masyarakat lagi untuk ikut jaga fasilitas yang dibangun juga dari uang rakyat ini. Supaya masyarakat semuanya punya rasa memiliki,” pungkasnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *