oleh

TNI Satgas Pamrahwan 756/WMS dan Warga Kimbeli Gelar Bakar Batu

TIMIKA – TNI dari Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS dan masyarakat Kampung Kimbeli Banti II, menggelar kegiatan Bakar Batu sebagai ungkapan syukur atas kembalinya masyarakat yang sebelumnya mengungsi ke Timika untuk menghindari teror KKSB. Acara bakar batu tersebut digelar di lapangan Kampung Kimbeli Banti II, Distrik Tembagapura, Minggu (7/3).

Dansatgas Pamrahwan Yonif 756/WMS, Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea mengatakan, bakar batu  merupakan suatu media yang sering digunakan oleh masyarakat Papua untuk bersilahturahmi. Acara bakar batu pada Minggu tersebut dimaksudkan untuk mengucap rasa syukur pada Tuhan. Karena saat ini masyarakat kampung Kimbeli Banti II telah kembali ke kampung mereka setelah mengungsi ke Timika sekitar 10 bulan lamanya untuk menghindari teror KKSB.

“Tradisi bakar batu saat ini sudah mulai dilakukan dengan mengedepankan sikap dan rasa toleransi, di mana dalam pelaksanaannya, bukan hanya daging babi yang dimasak, namun ada pula daging ayam untuk diberikan bagi mereka, yang tidak mengkonsumsi daging babi yang hadir dalam acara tersebut,” kata Mayor Marolop.

Sementara itu, Danki SSK ll Lettu Inf Sony Teguh Bahtiar, yang memimpin personel Pos Banti sejumlah 14 orang dalam kegiatan tersebut mengatakan, selain diminta untuk pengamanan, Satgas Yonif 756/WMS juga turut menyiapkan acara tradisi tersebut. Pada kesempatan itu, Lettu Sony mengimbau masyarakat Kampung Kimbeli Banti II agar berkoordinasi dengan pos Banti Yonif 756/WMS baik, untuk masalah keamanan maupun untuk hal lain yang tujuannya untuk kebaikan, ketentraman dan kenyamanan bersama.

Tokoh Agama setempat, Pendeta Hengky Magal mewakili seluruh warga masyarakat kampung Kimbeli Banti II mengucapkan terima kasih, dan memberikan apesiasi pada Pos Banti Satgas Yonif 756/WMS, karena menurutnya selama ini pos Banti sangat berkontribusi dalam melayani masyarakat baik itu dari sisi keamanan maupun yang lainya.

“Kami sangat berterima kasih pada bapak-bapak TNI dari pos Banti Yonif 756/WMS. Kami melihat TNI ini sangat berperan aktif baik siang dan malam, menjaga kami maupun kampung kami. Dan kami berharap semoga kerjasama dan hubungan baik ini akan terus dijaga dan terjalin,” katanya.

Dalam acara bakar batu tersebut, disiapkan sekitar 3 ekor babi, 5 noken keladi, 10 noken sayur-sayuran dan 200 ekor ayam. Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Kampung Kimbeli Banti II. Turut hadir pula beberapa orang tokoh antara lain, Pendeta Moab Magay, Derek Alom (tokoh masyarakat), dan Martina Natkime (tokoh perempuan). (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *