oleh

Bandara dan PPI Pomako Ditarget Bisa Dongkrak PAD

TIMIKA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika, masih sangat bergantung pada dana perimbangan dari pemerintah pusat. Mengingat situasi keuangan negara yang mengalami defisit, maka keuangan daerah pun kena imbasnya.

Untuk mengimbangi itu maka Pemda Mimika harus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai belanja. Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah, Dwi Cholifah ada beberapa sektor baru yang ditarget bisa mendongkrak PAD Mimika, yaitu pengoperasian Bandara Mozes Kilangin dan Tempat Pelelangan Ikan PPI Pomako.

Dwi mengatakan, dua sektor ini memiliki potensi yang sangat besar. Di bandara misalnya, ada beberapa item retribusi maupun pajak yang bisa ditarik oleh Pemda Mimika. Termasuk retribusi parkir, hanya saja fasilitas parkir harus dibenahi sebelum retribusi ditarik.

“Di bandara, untuk parkir regulasinya sudah ada sama seperti Pasar yang tempat khusus. Tinggal kesediaan di sana, jangan hanya timbunan saja. Saya harap sudah diaspal baru bisa tarik retribusi dan pasang portal otomatis,” katanya.

Demikian halnya dengan pelelangan ikan di Pomako yang sudah ditetapkan melalui Peraturan Daerah. Dengan hasil tangkapan yang cukup melimpah tentunya nilai retribusi yang ditarik pun bisa lebih besar. Selama ini, pelelangan dilakukan di luar Mimika padahal ikannya dari Timika.

Sejauh ini diungkapkan Dwi, penerimaan daerah secara bertahap mulai ada terutama dana transfer dari pusat sebesar Rp 530 miliar yang sudah masuk kas daerah. Untuk sumber lainnya seperti DAK, akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan pengajuan atau progres pekerjaan. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *