oleh

Honorer Tetap Diseleksi untuk Usulan CPNS

TIMIKA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Negara mengembalikan data honorer yang diajukan Pemprov Papua untuk pengusulan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil karena jumlahnya melebihi kuota yang ditetapkan.

Sekda Mimika, Michael Gomar, SSTP MSi yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (17/3) kemarin mengungkapkan sesuai keputusan Menpan RB, kuota pengangkatan honorer menjadi CPNS sebanyak 20 ribu. Tapi data yang diajukan Pemprov Papua melebihi dari kuota sehingga dikembalikan.

Pemda Mimika sampai saat ini belum mendapat informasi lanjutan untuk pengusulan tersebut. Termasuk berapa kuota yang akan diberikan untuk Mimika. Hal ini sudah dikoordinasikan langsung saat kunjungan Kepala BKN ke Timika beberapa waktu lalu dan menyampaikan bahwa kewenangan ada di Pemprov Papua.

Artinya kata Gomar, Pemprov Papua yang akan membagi 20 ribu kuota CPNS kepada kabupaten/kota yang ada di Tanah Papua. Jadi apabila dibagi kepada 29 kabupaten/kota ditambah Pemprov sendiri maka jumlahnya bisa 600 per kabupaten/kota. “Tapi ini belum pasti karena kuota setiap kabupaten pasti berbeda-beda sesuai kondisi dan kebutuhan daerah,” katanya.

Ketika sudah ada pembagian kuota oleh Pemprov Papua kepada kabupaten/kota termasuk Mimika maka selanjutnya Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian memiliki kewenangan untuk menentukan.

Yang pasti dikatakan Gomar, semua akan melalui tahapan proses seleksi. Juga mengenai persyaratan yang harus lengkap. “Misalnya untuk pengangkatan CPNS tidak bisa melebihi usia 35 tahun. Jadi pasti diverifikasi secara baik dengan data dan juga masa kerja para honorer. Usia para honorer yang bisa memenuhi syarat untuk diusulkan sebagai CPNS sesuai kuota yang diberikan pemprov,” jelasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *