oleh

Sekolah Diharapkan Siap Terapkan Protokol Kesehatan

TIMIKA – Rencana Dinas Pendidikan untuk mulai membuka pembelajaran tatap muka langsung di sekolah pada Senin mendatang, didukung penuh oleh para wakil rakyat. Namun, aktivitas belajar dan mengajar di sekolah khusus untuk Kelas VI SD dan IX SMP yang akan dilakukan di tengah pandemi Covid-19 ini diharapkan tetap menerapkan standar protokol kesehatan.

Hal itu diungkapkan Politisi Perindo, Samuel Bunay, Kamis (18/3). Dikatakan kebijakan yang akan diambil daerah untuk kembali membuka kegiatan tatap muka di sekolah sangat baik dan hal inilah yang paling ditunggu-tunggu oleh orang tua dan siswa itu sendiri.

Selama satu tahun kata Samuel, anak-anak sudah belajar dengan sistim daring di rumah. Mereka sebutnya, sudah sangat jenuh dan ingin segera kembali ke sekolah. Untuk itulah, ia berharap kebijakan daerah dengan pemberlakukan tatap muka di sekolah harus benar-benar didukung oleh sekolah dengan penerapan protokol kesehatan.

“Sekolah harus benar-benar siap untuk terapkan protokol kesehatan, semua fasilitas pendukung sudah ada sehingga siswa yang datang belajar dan guru semua dalam kondisi sehat dan aman dari corona,” jelasnya.

Anggota Komisi C DPRD ini mengungkapkan jika sarana pendukung untuk penerapan protokol kesehatan seperti fasilitas cuci tangan, hand sanitizer dan masker ada di sekolah. Ketika nantinya sudah masuk di sekolah, sekolah juga harus mengikuti instruksi dinas dan Satgas Covid-19.

Senada dengan hal itu, Ketua Fraksi Mimika Bangkit DPRD Kabupaten Mimika Leonardus Kocu mengatakan ada banyak keluhan masyarakat yang muncul tentang hambatan-hambatan dalam penerapan sistem belajar online selama ini. Oleh karenanya KBM tatap muka sudah saatnya dimulai lagi namun dengan penerapan protokoler kesehatan yang ketat agar tetap terhindar Covid-19 ini.

Selain pihak sekolah yang menyediakan sarana protokoler kesehatan kata Leo Kocu, para orang tua juga perlu turut menyiapkannya serta mengingatkan kembali kepada anak-anak agar selalu waspada pada penularan virus corona, sehingga kedepan bila KBM tatap muka terbatas ini bisa dilakukan dengan baik maka tidak menutup kemungkinan bagi seluruh jenjang kelas SD dan SMP.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *