oleh

Musrenbang Distrik Iwaka, Peserta Usulkan Program Tahun Lalu

TIMIKA – Distrik Iwaka menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang diikuti seluruh perwakilan kampung yang ada. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (20/3) tersebut digelar sehari dan dihadiri Asisten II Setda Mimika, Ir Syahrial MM dan Tim Asistensi Bappeda Mimika, Irawati Suat.

Ketua Panitia Musrenbang Distrik Iwaka, Hasyim Bagesa menyampaikan, rapat Musrenbang itu bertujuan merencanakan kegiatan pembangunan distrik di tahun depan dengan menyerap aspirasi dari masyarakat atas sejumlah usulan di berbagai bidang. Ia juga menyebut, kurang lebih ada 50 peserta dari semua kampung yang ada di Distrik Iwaka. “Diharapkan ada saran yang membagun untuk pemerintahan distrik Iwaka,” harapnya.

Sekretaris Distrik Iwaka, Manase Omaleng dalam sambutan selanjutnya mengatakan, Musrenbang distrik kembali dilakukan untuk menjaring kembali sejumlah program yang diusulkan di setiap kampung. Khususnya sejumlah program pembangunan yang mungkin belum sempat terlaksana. Ia berharap apa yang diusulkan perwakilan kampung, benar-benar merupakan sesuai kebutuhan masyarakat.

Asisten II Setda Mimika, Ir Syahrial MM dalam sambutan penutup menyatakan, pedoman pelaksanaan Musrenbang berdasarkan pada UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dalam era Otonomi Daerah. “Dulu pembangunan sifatnya sentralisasi, tapi sekarang itu dikembalikan ke daerah untuk menentukan arah pembangunan dengan berpedoman pada pusat, sehingga terintegrasi,” ujarnya.

Syahrial juga menyatakan, jika dulunya fokus pembangunan bersifat sektoral seperti fokus pada pertanian atau perikanan belaka, kini pembangunan bersifat kewilayahan atau integral. Untuk pengentasan kemiskinan misalnya, semua sektor harus diperhatikan sehingga harus terintegrasi.

Pemerintah, katanya, saat ini berfokus pada bagaimana mengurangi kesenjangan antar wilayah seperti daerah maju dan daerah terisolir. Termasuk pembangunan yang berpihak kepada masyarakat kecil. “Semua dapat diakomodir kalau kita melaksanakan Musrenbang ini,” katanya.

“Saya dengar kan sudah jalan Musrenbang kampung. Itu penting. Jadi di Musrenbang distrik ini kita tinggal mempertajam saja,” sambung Syahrial.

Ia menyampaikan pula, jika ada agenda atau usulan program yang diajukan namun tertunda pelaksanaannya, maka hal itu tidak dibuang melainkan dapat diusulkan kembali pada Musrenbang di tahun mendatang.

Namun, dalam Musrenbang tersebut, sejumlah perwakilan kampung mengeluhkan banyaknya agenda yang diusulkan pada Musrenbang tingkat distrik di tahun sebelumnya belum berjalan. Salah satunya adalah perbaikan jalan poros di Kampung Limau Asri Barat dan Limau Asri Timur. Kedua perwakilan kampung juga menyesalkan tidak adanya penyelesaian masalah banjir yang sering dihadapi.

Salah satu perwakilan Kampung Iwaka juga menyebut usulan mengenai perbaikan drainase yang selalu diusulkan belum berjalan. Termasuk pembangunan tower jaringan yang dinilainya penting.

“Tambak buat warga juga itu belum berjalan. Itu sudah kami usulkan tapi tidak ada jalan,” kata perwakilan tersebut.

Dengan gambaran demikian, para perwakilan kampung menyatakan secara kompak akan mengusulkan program-program yang belum berjalan di tahun sebelumnya untuk diajukan kembali.

Dalam kegiatan Musrenbang ini, turut hadir yakni Staf Khusus Bupati, Yohanes Kemong, Kanit Sabhara Polsek Kuala Kencana, Ipda Iskandar Muis, Danposramil Iwaka, Serma Tori S dan Tenaga Ahli P3MD Tingkat Distrik, Natalia Lobya. Para perwakilan kampung yang hadir diantaranya dari Kampung Iwaka, Pigapu, Naena Muktipura, Limau Asri Barat, Limau Asri Timur, dan Wangirja.(dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *