oleh

SPPT PBB P2 Segera Dicetak dan Disebarkan ke Wajib Pajak

TIMIKA – Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) Tahun 2021 segera dicetak oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Setelah pencetakan selesai, direncanakan SPPT PBB P2 akan disebarkan kepada para Wajib Pajak (WP) melalui kerja sama dengan distrik-distrik di seputaran Kota Timika.

Tahun 2021, target penerimaan dari sektor PBB P2 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Jika tahun lalu PBB P2 sebesar Rp 50 miliar, tahun ini ditargetkan Rp 53-55 miliar.

Kepala Bapenda, Drs Dwi Cholifah, MSi kepada Radar Timika, Minggu (21/3) mengatakan jika pencetakan SPPT PBB P2 akan dicetak selama sepekan ke depan, dan pada awal April akan dibagikan kepada masyarakat.

Disebutkanya, batas pelunasan PBB P2 sampai Oktober, dan apabila pembayarannya melewati batas, WP akan mendapatkan denda. “SPPT PBB dicetak seminggu, dan ditargetkan pada awal April 2021 sudah dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, masih di masa pandemi covid-19 ini, pihaknya akan bekerja sama dengan distrik-distrik yang ada di seputaran kota Timika seperti Distrik Mimika Baru, Wania, Mimika Timur, Iwaka, Kuala Kencana dan Kwamki Narama. Nantinya SPPT PBB P2 akan disebarkan oleh pihak distrik ke pada masyarakatnya. Sebenarnya, sebut Dwi, melibatkan distrik sudah diagendakan sejak tahun lalu, namun karena adanya pergatian kepala-kepala distrik, maka agenda ini ditunda.

“Sebenarnya kita sudah mau lakukan kerja sama dengan distrik, namun karena ada pergantian kepala distrik, mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Nantinya SPPT PBB P2 yang akan dibagikan oleh pihak distrik sebagai pembelajaran yakni buku 1, 2 dan 3 sementara buku 4 dan 5 masih tetap akan dibagikan oleh Bapenda. Hal ini dilakukan agar menghindari masalah yang menimbulkan anjloknya penerimaan PBB P2 itu sendiri. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *