oleh

1.163 Ketua RT Dilantik, Digaji Rp 600 Ribu Tiap Bulan

TIMIKA – Penyegaran tatanan pemerintahan tidak hanya terjadi pada tingkat distrik, kampung, kelurahan dan organisasi perangkat daerah, tetapi juga sampai pada tingkat Rukun Tetangga (RT). Bertempat di Pendopo Rumah Negara, Kamis (25/3) dilakukan pelantikan terhadap 1.163 Ketua RT se-Kabupaten Mimika.

Pelantikan hanya dihadiri beberapa perwakilan mengingat situasi yang masih dalam masa pandemic Covid-19 sehingga ada pembatasan. Tapi nama-nama Ketua RT sudah ditetapkan dalam Keputusan Bupati Mimika Nomor 510 Tahun 2020 tentang Ketua Rukun Tetangga Periode 2020-2025 yang diserahkan secara simbolis oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Petronela Adelce Uamang.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari dalam sambutannya mengungkapkan, tantangan pembangunan yang akan dihadapi semakin kompleks seiring dengan semakin cerdas dan semakin terbukanya masyarakat dalam menyuarakan kepentingan dan aspirasi mereka melalui berbagai sarana yang terus berkembang seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi yang ada.

Kondisi tersebut kata Sasarari, tentu saja menuntut adanya kesiapan dan respon penyelenggara pemerintahan, termasuk RT. Untuk itu pihaknya meminta RT yang dilantik agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat demi kesejahteraan masyarakat serta siap menerima masukan dan kritikan dari masyarakat.

Maju mundurnya pembangunan di wilayah setiap RT lanjutnya, bukan saja menjadi tanggungjawab Kepala Distrik, Lurah ataupun Kepala Kampung melainkan menjadi tanggungjawab dan kewajiban dari seluruh masyarakat. Demi mencapai arah pembangunan dan mewujudkan masyarakat Mimika yang madani dibutuhkan kebersamaan dan peran aktif dari seluruh komponen yang ada.

Saya yakin dan percaya jika telah terjalin kebersamaan dari seluruh komponen dan seluruh lapisan warganya, apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud. Yang lebih pending RT mampu menyatukan kembali rasa persatuan dan kesatuan seluruh warga.

“Dengan dedikasi, loyalitas dan disiplin yang saudara- saudara miliki mampu mewujudkan pelayanan masyarakat yang prima, yang berdampak positif dalam  menyelesaikan persoalan- persoalan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Mimika saat ini,” ujar Sasarari mengutip sambutan Bupati Eltinus Omaleng.

Ia juga yakin, RT yang baru dilantik mampu mewujudkan harapan dari pihak-pihak yang memiliki keinginan dan harapan yang sama untuk menjadikan daerah dan masyarakat yang maju dan berkembang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Petronela Adelce Uamang menambahkan setiap Ketua RT mendapatkan honor yang dibayarkan per tiga bulan. Dimana setiap bulannya setiap ketua RT mendapat honor Rp 600 ribu. Total anggaran untuk honorarium RT dan tokoh agama mencapai Rp 12 miliar. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *