oleh

Mendagri Rencana ke Timika, Dirjen Otda Bertemu Dua Bupati

TIMIKA – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian berencana kembali melakukan kunjungan kerja ke Mimika dalam waktu dekat. Sebagai kesiapan, Dirjen Otonomi Daerah, Akmal Malik terlebih dahulu bertemu dua Bupati sekaligus yakni Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH dan Bupati Puncak, Willem Wandik.

Pertemuan digelar secara tertutup di Rimba Papua Hotel, Minggu (28/3) malam. Tampak hadir Ketua DPRD Mimika, Robby Omaleng bersama Sekretaris Daerah, Michael Gomar, SSTP MSi serta beberapa pejabat lingkup Pemda Mimika.

Ditemui usai pertemuan, Akmal menyatakan kunjungannya ke Timika dalam rangka memantau kesiapan Pemda Mimika dalam mempersiapkan PON XX Tahun 2021. “Kaitan dengan kita membantu pemerintah melihat kesiapan kunjungan Pak Menteri. Pak Menteri mau kunjungan nanti, kita punya tanggungjawab bersama bahwasanya kesuksesan PON menjadi tanggungjawab semua termasuk kami juga di Kemendagri,” jelasnya.

Akmal mengungkapkan, pada pelaksanaan PON tidak hanya soal suksesi penyelenggaraan tapi juga tata kelola. Makanya Kemendagri melakukan identifikasi apa yang masih kurang dan belum jelas. Sehingga ada pertemuan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten untuk memastikan kesiapan. Juga mengenai pembagian tugas dan kewenangan agar PON bisa berjalan sukses.

Hasil kunjungannya itu akan dilaporkan kepada Mendagri. “Saya akan laporkan ke Pak Menteri, sehingga Pak Menteri ketika meninjau nanti, beberapa minggu lagi kita bisa carikan solusinya,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai agenda seputar perpanjangan Otonomi Khusus, Akmal enggan berkomentar. Ia menyatakan hanya fokus pada PON. Mengenai UU Otsus, menurutnya sudah menjadi agenda DPR RI.

Terkait pemekaran provinsi yang diusulkan salah satunya Provinsi Papua Tengah, Akmal juga menepis adanya perbincangan dengan dua Bupati yang tengah berjuang untuk mewujudkan pemekaran. “Masih jauh. Kan berkaitan dengan kesiapan revisi undang-undang,” tandasnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *