oleh

Pemda Layangkan Panggilan Pertama Bagi ASN yang Mangkir

TIMIKA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika mulai menindak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Panggilan pertama akan dilayangkan mulai pekan ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael Gomar, SSTP MSi kepada wartawan mengungkapkan tercatat ada 208 ASN yang tidak menjalankan tugas padahal status kepegawaiannya masih aktif sebagai ASN Pemda Mimika.

Pemanggilan ini kata Gomar, sesuai dengan aman Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010. Sebelumnya melalui pimpinan OPD, sudah dilakukan pemanggilan secara lisan. Jika tidak ada tanggapan maka dilakukan pemanggilan secara tertulis sebanyak tiga kali.

“Kalau tidak ditanggapi dan ASN tidak kooperatif maka sebagai pejabat pembina kepegawaian, Bupati Mimika berhak membuat keputusan pemberhentian dengan tidak hormat sesuai amanat undang-undang,” tegas Gomar.

Gomar menambahkan sebelum ada keputusan terkait nasib ASN mangkir, Pemda juga memberikan sanksi berupa pemblokiran hak mulai dari gaji dan tunjangan.

“Ini nanti dilakukan setelah rapat tim penegakan kami akan melihat kembali ASN yang tidak menjalankan tugas. Kami berharap kepada semua pimpinan OPD, kepala distrik dan kepala kelurahan yang mengetahui ASN yang selama ini tidak menjalankan tugas harap memberikan informasi yang benar. Sehingga menjadi dasar pertimbangan bagi kami tim penegakan disiplin. Kami juga akan menyampaikan laporan tersebut kepada bapak bupati dan bapak wakil bupati,” ujarnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *