oleh

Rizal Pata’dan Pastikan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

TIMIKA – Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Rizal Pata’dan berkomitmen akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang ia dapat langsung dalam agenda resesnya. Hal ini menurutnya sudah dibuktikannya dengan terjawabnya beberapa usulan yang ia masukan dalam Pokirnya di tahun lalu dan pemerintah telah menurunkan proyek di beberapa lokasi khusus di Dapil I.

Guna mengulang hal yang sama untuk tahun depan, maka lewat Agenda Reses Tahap I di Tahun 2021, Sabtu (2/4) di Jalan Budi Utomo Ketua Komisi B DPRD juga ingin mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Dihadapan masyarakat yang mendukungnya sehingga bisa duduk di kursi parlemen, Rizal mengatakan sudah setahun menjadi wakil rakyat, mungkin belum banyak bekerja. Dengan banyak hal yang direncanakan, banyak program dan kegiatan yang harus tertunda karena pandemi covid-19.

“Usulan dari masyarakat ini merupakan tanggungjawab kami untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat sebutnya, harus bersabar, ia anggota dewan dari Dapil 1. Ada 6 orang anggota dewan di dapil 1 yang berjuang untuk masyarakat di sini.

Di mana, dari usulan Pokirnya, sebut Rizal, di Jalan Komodo yang ingin ditailing, dan ini sudah terjawab. Tahun ini juga terjawab untuk Jalan Sentani.

“Mudah-mudahan jika masih ada yang perlu diperbaiki bersama, kita usahakan tahun depan karena eksekutif dan legislatif ada untuk melayani masyarakat. Kalau ada keluhan masyarakat kita akan jawab namun disesuaikan juga dengan kemampuan daerah,” jelasnya.

Untuk tahun 2021 kata Rizal, ada 5 kegiatan yang terealisasi di Dapil 1 khusus dari Pokinya, yakni peningkatan jalan Sentani, gang Garuda Dalam, normalisasi sungai Jalan C Heatubun (belakang Gereja Advent), peningkatan jalan Lorong Teratai di Jalan C Heatubun dan peningkatan Jalan Rambutan (SP2).

Sementara para reses tahap 1 tahun ini, ada usulan yakni  dari RT 11 Kelurahan Kwamki Baru, perubahan nama gang dan masalah sampah serta masyarakat belum menikmati jalan yang ditailing, selama ini hanya swadaya masyarakat. Selain itu, ada masalah  saluran air, dibelakang ada drainase namun masih banjir karena parit yang ada sudah rusak. Di RT 14 Gang Arara yakni jalan di samping MPCC LPMAK, sejak tahun 2010 belum diperbaiki jalan. Masyarakat mau juga jalan dicor.

Menjawab beberapa usulan masyarakat ini, Rizal mengatakan ia akan tetap melihat hal ini dan memasukanya ke Pokir. Dan ia berharap jika nantinya ada proyek yang diturunkan oleh pemerintah, masyarakat bisa ikut mendukungnya dengan tidak menghalang-halangi proyek tersebut.

“Saya berharap jika ada program atau proyek yang turun, masyarakat harus mendukung karena ini semua demi kepentinga kita bersama,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *