oleh

PTFI Gelar Dialog dengan Pimpinan Media

TIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan dialog ringan bersama Corporate Communication PT Freeport Indonesia dengan Pimpinan Media di Ballroom Hotel Cenderawasih 66, Senin (5/4). Dalam kegiatan itu, para pemimpin media dipersilahkan bertanya mengenai perkembangan PTFI berkaitan dengan kinerja dan isu-isu lainnya.

Kegiatan ini dibuka Manager External Affairs Corporate Communication PTFI, Kerry Yarangga yang menyatakan kegiatan itu dibuat agar pihaknya meminta masukan dan saran agar pembangunan relasi perusahaan dan media dapat berjalan dengan baik khususnya di Tahun 2021. “Kalau selama ini sudah baik, mungkin akan lebih baik lagi nanti,” ujarnya singkat.

Vice President Corporate Communication PTFI, Riza Pratama dalam kesempatan yang sama menyampaikan, kegiatan itu juga ditujukan untuk saling memberikan kepercayaan baik dalam hal informasi maupun saran serta kritikan yang membangun. Ia menilai, setiap informasi yang diterima pihaknya akan sangat berguna, sehingga akan mendapatkan manfaat yang bagus sekali.

Riza Pratama juga menyampaikan, belakangan di hampir dua tahun ini, semua orang termasuk PT Freeport Indonesia menghadapi keadaan yang sulit. Pandemi Covid-19 dinilainya merubah banyak hal termasuk pertemuan perusahaan tersebut dengan media. “Tapi tidak bisa kita biarkan begini saja. Harus kita lawan. Caranya bagaimana? Ya kita terapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak dan memakai masker,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga bercerita tentang kondisi PT Freeport Indonesia yang diawal-awal pandemi sempat mengalami kesulitan termasuk dalam harga komoditas pertambangan. Tetapi, hal tersebut diungkapnya tidak terlalu lama, bahkan komoditas tambang diungkapkan saat ini punya nilai sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

Riza juga menyebut telah menjalankan kebijakan dengan memberikan kesempatan dengan menurunkan karyawan agar dapat bertemu dengan keluarga dan perusahaan tidak berdampak besar.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Vice President Community Relations PTFI, Nathan Kum yang memaparkan program Freeport untuk masyarakat 7 Suku melalui YPMAK termasuk bagaimana PTFI membantu masyarakat yang kini telah kembali ke Distrik Tembagapura.

Hadir pula Manager Tailing Utilization PTFI, Harry Joharsyah yang menjelaskan mengenai pemanfaatan dan pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia. Termasuk mengungkapkan minat Kabupaten Merauke untuk menjadikan daerahnya sebagai pilot project penelitian dan pengembangan tailing.

Selain itu, ada pula Manager General Construction and Special Project PTFI, Lenny Josephina yang memaparkan penyiapan MSC untuk “diserahkan” ke Pemda Mimika untuk digunakan dalam PON Tahun ini. Lenny dalam kesemapatan itu juga memaparkan kesiapan PTFI dalam menyiapkan pembangunan instalasi untuk mengalirkan air bersih (air minum) kepada masyarakat di Timika.

Ada juga Manager Community Economic Development PTFI, Yohanes Bewahan yang menyampaikan tentang rencana pengadaan transportasi laut khususnya bagi masyarakat yang berada di Distrik Mimika Timur Jauh yang terdampak pendangkalan. Yohanes menyampaikan pula penyiapan grocery yang bekerjasama dengan Koperasi Maria Bintang Laut untuk membeli kebutuhan harian.

Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah pimpinan dan perwakilan media dari Radar Timika, Radio Publik Mimika, Timika Express, Seputar Papua, Fajar Papua, Salam Papua, Harian Papua, dan Papua 60 Detik.(dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *