oleh

Usai Reses, Reddy Wijaya Turlap Pastikan Kebenaran Keluhan Masyarakat

TIMIKA – Pasca mengadakan kegiatan Reses Tahap I, Anggota DPRD, Reddy Wijaya langsung Turun Lapangan (Turlap) guna melihat secara langsung dan memastikan kebenaran keluhan dan usulan Aspirasi Masyarakat (Asmara) yang ia dapat. Didampingi konsultan, Reddy mengunjungi RT 1 Kelurahan Sempan, RT 12, 13 dan 17 Kelurahan Pasar Sentral Distrik Mimika Baru.

Dalam turlapnya ke empat lokasi, Sabtu (4/4) lalu, Reddy mendapati beberapa hal yang disampaikan langsung oleh masing-masing ketua RT setempat. Di RT 1 Kelurahan Sempan, Ketua RTnya, Oktovina Marani mengatakan jika masalah penyaluran BLT di wikalah Belakang Kantor Dinas Kehutanan lama memang benar adanya. Seperti yang dikeluhkan masyarakat sata resesnya, hal yang sama juga diungkapkan Oktovina. Ia mengatakan warga ada yang ada dan berhak harus dapat.

Namun, selama ia menjadi Ketua RT selama dua tahun belakangan ini, masyarakat yang berkah juga sudah mendapatkan BLT dan Raskin.

Di hadapan Reddy, Oktovina banyak berterima kasih sebab baru pertama kalinya ada wakil rakyat yang datang langsung ke lokasi ini untuk melihat-lihat apa yang menjadi keluhan masyarakat yang telah memilih anggota dewan.

Selain itu, Oktovina juga mengeluhkan soal aliran air yang belum maksimal sebab tidak ada sarana drainase. Masalah pembuatan jalan tailing dan pembuatan drainase yang lain sudah ada, namun karena dananya tidak cukup maka tidak diteruskan.

Ia juga mempertanyakan soal SK Ketua RT juga dipertanyakan karena ia sudah menjadi ketua RT selama dua tahun ini namun namanya tidak masuk nama di SK, ia ingin bertanya karena telah bekerja untuk masyarakat.

Berlanjut pada Ketua RT 12 Kelurahan Pasar Sentral, Abdul Rahman yang menunjukan lokasi jalan di Gang Jati dan Gang Pinang. Di mana, masyarakat membutuhkan sarana lihat drainase dan jalan yang diharapkan bisa ditailing kurang lebih 513 meter.

Sementara itu di RT 13, Reddy yang didampingi oleh Ketua RT 13, Yosep Mlahri melihat langsung lokasi Gang Keladi yang sudha banyak dibangun rumah masyarakat namun belum ditunjang dengan akses jalan yang bagus. Baru ada jalan setapak yang dibangun dengan swadaya pemerintah. Jika pemerintah bisa membangun jalan ini, maka akses dari lokasi ini bisa tembus ke Jalan Busiri ujung dan tentu akan berdampak sangat baik bagi masyarakat dengan terbukanya akses jalan yang lebih ramai lagi.

Selanjutnya di RT 1, Selfius Welafubun selaku ketua RT mengusulan penggantian tiang listrik dengan tiang besi karena saat ini masih menggunakan material kayu.

Setelah melihat langsung ke empat lokasi ini, Politisi PSI ini mengemukakan jika ia akan memasukan usulan masyarakat ini di Pokir baik untuk normalisasi kali, drainase dan pemadatan jalan akses untuk masyarakat. Sementara untuk masalah pembagian BLT dan masalah penggantian ketua RT ia akan coba koordinasikan dengan dinas teknis terkait.  (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *