oleh

Anak Amor dan Papua harus Diutamakan dalam Perekrutan Pegawai di Bandara

TIMIKA – Anak-anak Amungme dan Kamoro (Amor) serta Papua harus diberikan kesempatan untuk dapat berkarya di negerinya sendiri. Untuk itulah, pihak pemerintah maupun swasta harus mengakomodir anak-anak ini dalam penerimaan pegawai yang kini tengah dilakukan di UPBU Mozes Kilangin.

Perekrutan pegawai yang akan ditempatkan di Bandara Mozes Kilangin yang dikelola oleh UPBU ini harus mengakomodir anak-anak asli daerah. Dengan ini, barulah anak-anak Amor dan Papua bisa tampil di depan dan maju di negerinya sendiri.

Harapan itu diutarakan anggota DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme, Selasa (6/4). Menurutnya, pihak pengelola bandara ini wajib memberikan kesempatan kepada anak-anak Amor dan Papua untuk menjadi bagian dalam pekerjaan di bandara. Bukan hanya simbol saja dengan nama pahlawan di daerah ini, namun bandara kebanggaan masyarakat Mimika yang baru dibangun ini juga harus mempekerjakan anak-anak daerah.

“Kami harap itu pengelola UPBU bisa akomodir anak-anak Amor dan Papua juga untuk bekerja, karena otomatis jika mereka bekerja di situ akan nampak bahwa anak-anak Papua ada di situ, itu wajah Papua,” jelasnya.

Politisi Partai Nasdem ini mengungkapkan jika UPBU Mozes Kilangin harus mencontoh pihak pengelola bandara lainya seperti di Bandara Hasanuddin yang mempekerjakan anak-anak asli daerah. Dengan wajah asli daerah tersebut, maka kewibawaan daerah dengan ciri khas daerah tidak akan luntur.

Hal itulah kata Aleks, yang harus dicontoh sehingga wajah Papua di daerah ini tidak tergerus dan anak-anak daerah ini hanya menjadi penonton saja.

“Jangan mereka hanya jadi penonton saja, pertahankan wajah asli daerah ini, pekerjakan mereka, berikan kesempatan untuk mereka berkarya di tanahnya sendiri. Ini akan mencerminkan budaya dan adat dipertahankan walaupun tergerus arus globalisasi dan modernisasi,” pungkas Aleks.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *